Menu

03 Mar 2019, 11:55 WIB

Padepokan Putra Buana Cicantayan Sukabumi, Merawat dan Melestarikan Pencak Silat

Penampilan pencak silat murid Padepokan Putra Buana, Cicantayan, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Ruslan AG

SUKABUMIUPDATE.com - Pencak silat menjadi cabang olahraga yang paling banyak meraih medali emas pada perhelatan Asian Games 2018 lalu. Pencak silat tak hanya cabang olahraga saja karena merupakan salah satu seni budaya yang keberadaannya masih eksis, termasuk di Sukabumi.

Ada banyak perguraan pencak silat di Sukabumi, diantaranya Padepokan Putra Buana. Perguruan pencak silat yang berada di Desa Sukadamai, Kecamatan Cicantayan tersebut, kerap tampil untuk memeriahkan sebuah kegiatan. Jumlah muridnya puluhan orang yang rata-rata adalah anak-anak.

BACA JUGA: Festival Pencak Silat Purabaya Sukabumi Berlangsung Meriah

"Sering mendapatkan panggilan untuk penyambutan baik itu pejabat maupun di acara pernikahaan," kata pemilik Padepokan Putra Buana, Cepi (40 Tahun) kepada sukabumiupdate.com, Minggu (3/3/2019).

Pria yang kerap di panggil Bah Apong ini menuturkan, perguraan silat tersebut sudah ada dari tahun 1995, dan saat ini memiliki murid 30 murid yang berusia masih anak - anak.

Padepokan Putra Buana, kata Cepi, diurus secara turun termurun. Ia hanya melanjutkan perguruan peninggalan kakek buyutnya.

"30 murid itu sudah bisa dibilang mahir dan siap tampil, sementara saat ini sedang melatih para pemula dan menerima murid baru," ujarnya.

Bah Apong berkomitmen terus merawat dan melestarikan pencak silat. Upaya agar pencak silat ini terus terjaga adalah menularkan kecintaan pencak silat kepada anak-anak. "Sampai kapan pun saya akan terus melestarikan seni budaya pencak silat milik tatar pasundaan ini," pungkasnya.

Reporter : RUSLAN AG
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Banyak informasi beredar menyatakan bahwa virus penyebab COVID-19 sengaja dibuat atau produk rekayasa laboratorium. Dilansir dari tempo.co, hasil studi yang hasilnya telah dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine...

SUKABUMIUPDATE.com - Disinfektan menjadi salah satu bahan kimia yang penting buat masyarakat saat wabah virus corona sebab kandungan alkohol dan klorinnya dipercaya bisa membunuh mikroorganisme yang menempel pada barang-barang...

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi mulai kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kilogram atau biasa dijuluki "Si Melon". Informasi yang dihimpun, kelangkaan terjadi sejak empat hari...

SUKABUMIUPDATE.com - Hari pertama pelaksanaan isolasi lokal di Kabupaten Cianjur, Senin (30/3/2020), Pemkab Cianjur baru menutup akses masuk dari luar kota melalui Jalur Puncak. Rombongan pemudik asal Jakarta pun dihentikan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya