Menu

26 Des 2018, 17:36 WIB

Tsunami Selat Sunda, Komunitas di Daerah Jampang Galang Dana untuk Korban

Aksi penggalangan dana masyarakat yang tergabung dalam Komunitas Jampang Peduli (Jambe) di depan Lets Coffee, Pertokoan Bundaran Surade, Selasa (25/12/2018). | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Masyarakat yang tergabung dalam Komunitas Jampang Peduli (Jambe) tergerak membantu korban bencana tsunami Selat Sunda dengan menggelar penggalangan dana.

Mereka menggelar penggalangan dana dengan turun ke jalan, meminta sumbangan kepada para pengendara yang melintas di depan Lets Coffee, Pertokoan Bundaran Surade, Selasa (25/12/2018).

Jampe yang merupakan gabungan dari berbagai komunitas di Jampang ini menggalang dana untuk membantu korban tsunami yang melanda daerah Lampung dan Banten, Sabtu (22/12/2018) lalu. Bencana tersebut mengakibatkan banyak kerusakan, ratusan korban tewas dan ribuan warga mengungsi. Daerah yang terdampak tsunami adalah kawasan Pantai Pandeglang dan Pantai Kabupaten Serang Provinsi Banten. Kemudian di Provinsi Lampung, meliputi Kabupaten Lampung Selatan, Tanggamanus dan Pesawaran. Pandeglang, Provinsi Banten, terkena dampak paling parah tsunami Selat Sunda.

BACA JUGA: Komunitas di Sukabumi Turun ke Jalan Galang Dana untuk Korban Tsunami Selat Sunda

"Penggalangan dana tersebut spontanitas, awalnya dilakukan oleh komunitas sosial relawan Vertical Rescue Indonesia divisi Pajampangan sebanyak dua orang lalu bergabung komunitas motor RK King Jampang empat orang dan dua orang karyawan RSUD Jampangkulon," kata anggota Vertical Rescue Indonesia Igoy Alianzee (37 tahun) kepada sukabumiupdate.com.

Igoy mengungkapkan, dari penggalangan dana yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB hingga 18.00 WIB terkumpul uang Rp 1.927.100. Menurut dia, penggalangan dana sampai hari Jumat (28/12/2018), di tempat yang sama, selanjutnya dana yang sudah terkumpul akan disalurkan secara langsung ke lokasi bencana pada Sabtu (29/12/2018).

"Kami akan berangkat ke Banten pada hari Sabtu, sebanyak dua personil dari Vertical Rescue Indonesia dan nanti disana bergabung dengan para relawan yang sudah dulu turun ke lokasi bencana," pungkasnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Ribuan kamar hotel yang disiapkan pemerintah untuk menampung pasien yang terjangkit Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang melakukan isolasi mandiri. PHRI menyebutkan ada 27 hotel di lima titik...

SUKABUMIUPDATE.com -  Persib Bandung akan melakukan dua laga uji coba sekaligus pada Sabtu, 19 September 2020.  Dilansir dari Tempo.co, Maung Bandung akan menghadapi Mandala Majalengka FC pada pukul 13.00 WIB...

SUKABUMIUPDATE.com - Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Cianjur melakukan rapid test kepada 15 pegawai yang berada di Terminal Pasirhayam, Jumat (18/9/2020). Hasilnya, satu orang yakni kepala terminal, dinyatakan reaktif. Juru Bicara...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kota Sukabumi berharap ada peningkatan dalam hal Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah atau SAKIP. Apabila pada tahun 2019 nilai SAKIP Kota Sukabumi predikat BB, di tahun...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya