Menu

Senin, 29 Oktober 2018, 10:51 WIB

Pesan Dibalik Tarian Upacara Adat Liliuran dan Ngahiras di Rampak Pajampangan 2018

Kelompok seni Palapah Katresna asal Walura yang sukses membawakan tarian Liliuran dan Ngahiras. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Rampak Pajampangan 2018 di Lapangan Tegallegok Kecamatan Surade Kabupaten sudah berlalu. Namun sejumlah pertunjukkan seni dan budaya patut diapresiasi karena memiliki semangkat untuk memperkenalkan lokalitas tatar Pajampangan, seperti tarian upacara adat Liliuran dan Ngahiras.

Tampil hari Sabtu, (27/10/2018) silam di panggung Rampak Pajampangan, kelompok seni Palapah Katresna asal Kecamatan Waluran pimpinan Cahya Suken bersama sekitar 30 anak didiknya yang rata - rata masih duduk dibangku sekolah dasar dan menengah ini membawakan tarian khas dengan penuh penjiwaan.

BACA JUGA: Inilah Para Pemenang Pasanggiri Jaka Dara Rampak Pajampangan

"Liliuran berarti gotong royong, yang merupakan hubungan timbal balik antara satu masyarakat dg masyarakat lainnya, bergotong royong menyelesaikan suatu hajat masyarakat dengan tanpa imbalan, namun menjadi hutang tenaga di kemudian hari," jelas Cahya, Senin (29/10/218).

Arti dari tarian Ngahiras lanjut Cahya adalah bentuk gotong royong masyarakat dalam bidang pertanian tanpa imbalan. "Tarian ini di tujukan untuk memotivasi masyarakat untuk terus menjunjung tinggi gotong royong, sebagai identitas orang pajampangan," sambung Cahya.

BACA JUGA: Berburu Kuliner Menggugah Selera di Rampak Pajampangan

Sementara itu Directer Event Rampak Pajampangan Demmy Pratama mengungkapkan kebanggaannya karena dalam Event Rampak Pajampangan yang rencananya akan di adakan setiap Tahun ini.

"Rampak Pajampangan ini adalah sebuah ekspresi yang dinamis dari warga Pajampangan, ini terbukti dari semakin tergalinya potensi budaya yang ada di tatar Jampang ini di buktikan dengan kehadiran 250 seniman yang hadir dengan membawa potensi budaya yang beragam, "pungkasnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

  SUKABUMIUPDATE.com - Para ahli memperingatkan Short Message Service (SMS) merupakan layanan pesan yang tidak dienkripsi, dan memungkinkan hacker bersembunyi untuk mencegat informasi. Mereka mendesak pengguna SMS mengadopsi aplikasi over-the-top...

SUKABUMIUDPATE.com - Kepolisian Resor Bogor akan memeriksa pimpinan PT Hapsaka Mas sebagai pelaksana proyek pembangunan double track atau jalur ganda Bogor-Sukabumi di Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor....

Oleh: Ahmadi Tahha Ketua Dewan Pertimbangan MUI Prof. Din Syamsuddin dari 14-16 Nopember 2019 berada di Baku, Azerbaijan utk hadiri The 2nd Baku Summit of World Religious Leaders (Pertemuan Puncak Para...

SUKABUMIUPDATE.com - Empat tim lolos ke putaran final Euro 2020 pada Ahad dinihari, yakni Jerman, Belanda, Kroasia, dan Austria. Kini sudah ada 16 tim yang melaju. Jerman, yang berlaga...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya