Menu

13 Jun 2017, 01:31 WIB

Bagi Stand Up Comedy Sukabumi, Di-bully adalah Motivasi

Personil Stand Up Comedy Sukabumi. | Sumber Foto:Annissa Rahmatillah

SUKABUMIUPDATE.com - Stand up comedy mulai menjadi acara favorit di Indonesia sejak 2011 silam, dibarengi munculnya acar bertajuk sejenis di stasiun televisi swasta.

Acara tersebut menginspirasi sekelompok pemuda Sukabumi mendirikan komunitas Stand Up Comedy Sukabumi sejak 2012 lalu.

“Awal mendirikan komunitas ini, kita izin dulu sama Pandji Pragiwaksono, salah seorang pendiri Stand Up Indo. Dia mengizinkan," jelas Egi Restafauzi salah satu calon wali kota di stand up comedy (calon ketua), kepada sukabumiupdate.com, Senin (12/6).

BACA JUGA: Ini Komunitas Mancing Tanpa Batas, dari Sukabumi Hingga Alaska

Tujuannya didirikan komunitas ini, sebut Egi, untuk menyalurkan dan mengembangkan hobi melucu dan mengurangi pengangguran, karena prospeknya cerah bila menjadi stand up comedy-an sukses.

“Banyak yang awalnya dari stad up comedy, kemudian menjadi penulis, aktor, bahkan sutradara. Stand up comedy itu kan jenis lawakan tunggal, tidak ribet, tidak perlu property. Hanya modal lucu jiwa raga aja,” jelas remaja berusia 22 tahun itu.

Ia menambahkan, mereka biasa kumpul setiap Sabtu malam, untuk mengadakan open mic (istilah latihan buat stand up comedy). Selain itu, ada juga istilah combud (kependekan dari comedy buddy), atau kegiatan membahasan dan sharing materi stand up.

BACA JUGA: Komunitas MCB Born Free Sukabumi, Sepeda Jadi Istri Kedua

“Di luar stand up juga sih kita sering kumpul kayak buat ngaliwet, ngopi, nginep, atau sekadar ngobrol dan akhirnya minjem duit,” tambah Egi.

Egi mengaku, komunitas ini menginduk ke pusat, sehingga jika ada event skala provinsi atau nasional, komunitas Stand Up Comedy Sukabumi selalu terlibat. Selain itu, tambahnya, bisa berkumpul bersama komunitas sejenis dari dari kota lainnya.

“Untuk kita, setiap tampil, penghargaan yang berharga itu, saat berhasil diketawain orang. Itulah penghargaan yang ditunggu,” ungkapnya lebih jauh.

BACA JUGA: Komunitas Trail Surade Kabupaten Sukabumi Buka Jalur Wisata Perawan

Ditanya pengalaman paling tidak bisa dilupakan, Egi menjawab, adalah ketika komunitasnya membuat show namun gagal.

”Pada 2013 itu. Show gagal gara-gara venue gak sesuai keinginan bintang tamu. Bintang tamunya marah, dan komunitas Stand Up Comedy Sukabumi menjadi bahan bully-an parah se-Indonesia,” beber Egi.

Tapi bagi semua personil Stand Up Comedy Sukabumi, semua itu menjadi pengalaman berharga dan motivasi untuk lebih maju dan matang ke depannya.

BACA JUGA: Dua Komunitas di Sukabumi Akan Hijaukan Area Tambang Cimangkok

Berbicara soal Ramadhan, tak kalah dengan komunitas lain, Stand Up Comedy Sukabumi mempunyai kegiatan spesial yang sudah dimulai sejak Ramadhan tahun lalu.

Kegiatan juga bertujuan mengangkat potensi sumber daya lawak di Kota Sukabumi. Selain itu, untuk bersilaturahmi dengan seluruh lapisan masyarakat pada bulan yang baik ini sambil ngabuburit.

“Kita namain acaranya Pulang Kampung, karena ini Bulan Ramadhan yang identik sama mudik. Acara ini pengisinya komika lokal Sukabumi. Tidak ada bintang tamu," ujar pria yang bercita-cita menjadi entertainer itu.

Secara khusus, papar Egi, Pulang Kampung mengundang anak yatim piatu. Sehingga acara digabung dengan acara Kebun Amal. Jadi bagi penonton bisa sekaligus memberi zakat, infak, dan sedekah.

“Acara tahun pertama, 2016 lalu, berjalan lancar. Semoga tahun ini juga berjalan lancar dan berkah,” pungkasnya.

Reporter : ANNISA RAHMATILLAH
Sumber : Annissa Rahmatillah
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md memastikan tak akan ada penundaan Pilkada 2020. Pilkada yang telah digeser jadwalnya menjadi 9 Desember 2020, akan tetap...

SUKABUMIUPDATE.com - Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Endang L. Achadi memprediksi kehidupan normal baru di tengah wabah Covid-19 akan berlangsung lama. Menurut dia, itu karena butuh waktu yang...

SUKABUMIUDPATE.com - Liga Inggris secara resmi memberlakukan format lima pergantian pemain untuk sisa pertandingan musim 2019/20 yang akan digelar kembali pada 17 Juni mendatang. Sebagaimana diketahui, Liga Inggris sempat...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 17 bangunan di Sabang, Aceh, rusak ringan hingga berat akibat gempa yang mengguncang daerah itu pada Kamis pagi pukul 05.31 WIB. Gempa diukur Badan Meteorologi Klimatologi...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya