Menu

15 Mar 2019, 21:11 WIB

Dipasang di Pinggir Jalan, Warga Sukabumi Harus Tahu Rumitnya Buat Janur

Obar Subandi (42 tahun), warga Cikembar, Kabupaten Sukabumi, sedang menyelesaikan pembuatan sebuah janur kuning. | Sumber Foto:Ruslan AG

SUKABUMIUPDATE.com - Janur, menjadi barang yang wajib ada dalam sebuah moment pernikahan. Janur biasanya dipasang di perempatan jalan atau gang tujuannya, mempermudah tamu undangan menemukan tempat repsesi pernikahan atau hajatan.

Janur yang berbahan lembaran pelepah kelapa muda ini bentuknya selalu menarik. Maka dari itu, dibutuhkan orang yang sudah benar-benar ahli untuk membuat janur diantaranya Obar Subandi (42 tahun). Warga Pangantolan, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar menjadi perajin janur sejak tahun 1989 dan semua itu dilakukan atas dasar hobi. 

Untuk membuat sebuah janur, Obar membutuhkan berbagai peralatan. Pertama yang paling pokok itu pelepah daun kelapa muda lalu pisau cuter, steples, tali plastik dan batang pisang.

BACA JUGA: Mengenal Ki Lengser, Sosok Menghibur pada Acara Pernikahan di Sukabumi

Menurut Obar, bagian tersulit dalam pembuatan janur adalah membuat pola pada pelepah kelapa karena ukurannya mesti sama. Sedangkan daun kelapa teksturnya tidak sama. Prinsip dalam membuat janur, kata Obar harus sabar.

"Pembuatan janur biasa dilakukan pada malam hari, dan pada malam itu harus selesai lalu dipasang," kata Obar kepada sukabumiupdate.com, Jumat (15/3/2019).

Karena Obar sudah ahli, dalam sehari dia bisa membuat empat janur kuning. "Untuk satu janur memakan daun kelapa dari empat pohon dan sehari bisa membuat sekitar empat janur kuning," imbuh Obar.

Janur buatan Obar tak hanya dipesan oleh masyarakat sekitar Cikembar saja karena dirinya sering mendapat order dari luar daerah diantaranya Jakarta. Biasanya, Obar menjalin kerjasama dengan tukang rias pengantin. Sedangkan untuk harga sebuah janur berkisar Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu, tergantung dari tingkat kerumitan.

Reporter : RUSLAN AG
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Satuan Tugas Percepatan Penanganan (STPP) Covid-19 Kota Sukabumi kembali merilis perkembangan kasus Covid-19. Berdasarkan data yang diberikan kepada awak media, Jumat (18/9/2020), tidak ada tambahan kasus baru untuk...

SUKABUMIUPDATE.com - Pelajar tingkat SMA/SMK di Kota dan Kabupaten Sukabumi akan mengikuti Ujian Tengah Semester (UTS) secara dalam jaringan (daring) alias online. Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Jawa Barat...

SUKABUMIUPDATE.com - Beberapa orang mengalami masalah rambut. Dengan masalah rambut apa pun, tentu Anda mencoba merawat rambut. Padahal, Anda juga harus merawat kulit kepala. Ini menjadi lebih penting ketika...

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi Pemilihan Umum tengah menyiapkan pedoman teknis kampanye Pilkada 2020 untuk memastikan dipatuhinya protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Komisioner KPU Dewa Raka Sandi mengatakan KPU juga...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya