Menu

15 Agu 2018, 19:29 WIB

Rilis Riba Is A Crime, Rapper Kota Sukabumi Sumbangkan Penjualan Album untuk Ponpes

Rapper Kota Sukabumi Dadang Sunanjar (34 tahun) atau Lil Dome menunjukan CD album Riba Is A Crime dan kaos yang penjualanya akan disumbangkan untuk ponpes. | Sumber Foto:Garis Nurbogarullah

SUKABUMIUPDATE.com - Banyak cara untuk berbuat atau menebar kebaikan terhadap sesama. Seperti yang dilakukan salah seorang rapper Kota Sukabumi Dadang Sunanjar (34 tahun) melalui album pertamanya, ia merelakan semua hasil penjualannya albumnya tersebut untuk membantu pembangunan Pondok Pesantren di Kabupaten Sukabumi.

Lil Dome sapaan Dadang mengatakan, album pertama bergenre musik rap atau hip hop ini bertema Riba Is A Crime. Isi liriknya memerangi riba yang selama ini marak di masyarakat.

BACA JUGA: Siapa Su'eb Dwibangsa? Dermawan 'Misterius' Asal Cibeureum Kota Sukabumi

"Dalam satu album ada 12 track, 75 persen lagunya bertema sosial  yang memotivasi untuk kreatif. Bahkan ada satu lagu yang berjudul Sukabumi West Java yang isinya mengangkat Hasanah Sukabumi secara keseluruhan," ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Rabu (15/8/2018).

Album pertama yang dirilis pada 9 Agustus 2018 lalu itu, kata Lil Dome intinya memperingatkan masyarakat bahwa riba itu tidak bagus untuk bisnis. Namun di track lain juga mengangkat semua tema soal bisnis.

Alasan Lil Dome mendonasikan hasil penjualan kasetnya itu, termotivasi dari keinginannya dalam usaha mencari berkah. Karena seusai dengan ajaran agama sering berbagi dengan yang membutuhkan maka rezeki akan terus bertambah bukan malah berkurang.

"Dari pengalaman saya dulu pernah salah konsep, pinjem modal dengan bunga yang sangat tinggi dan kurang dalam berbagi. Makannya saya termotivasi biar berkah," paparnya.

Donasi yang terkumpul, tambah Lil Dome nantinya akan didonasikan untuk pembangunan Pesantren Yatim Yayasan Cinta Dakwah Indonesia, Kampung Pasir Gede RT 3/10 Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.

"Biaya produksinya sendiri, modal sendiri. Dibantu juga S Production, Rumah musik," katanya.

BACA JUGA: Inceng Suhardi, Keturunan Tionghoa Saksi Sejarah Perjuangan di Jampangtengah Sukabumi

Pengumpulan donasi akan berlangsung hingga 31 Agustus 2018. Para donatur selain mendapatkan kaset juga sebuah baju dari distronya Nupolos Distro.

"Jadi selain berdonasi para donatur ini mendapat baju dan CD Hip hop," paparnya.

Bagi yang berminat membantu dan ingin mendonasikan hartanya membangun pesantren yatim. Bisa langsung pesan ke Distro "Nupolos Distro" di Jalan Pasundan, Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi atau bisa menghubungi nomor telepon 089651525380.

Reporter : GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Setengah dari populasi Indonesia diperkirakan akan terinfeksi virus corona di Indonesia jika tak kunjung diberlakukan lockdown. Dilansir dari suara.com, hingga Jumat (27/3/2020), tercatat ada 893 kasus virus corona...

SUKABUMIUPDATE.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi merilis data lonjakan Orang Dalam Pemantauan (ODP) per hari ini, Sabtu (28/3/2020). Tercatat ODP yang sehari sebelumnya berjumlah 202 orang,...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penangananan Covid-19 Achmad Yurianto dianggap melontarkan kalimat kontroversial ketika memberikan keterangan pers soal perkembangan kasus corona di Indonesia. Dilansir dari suara.com, dalam pernyataan...

SUKABUMIUPDATE.com - Hujan deras disertai angin kencang melanda Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (28/3/2020). Akibatnya, belasan rumah porak-poranda. Atap berterbangan dan pohon tumbang di Kampung Pasisangan RT 18/05 Desa Pondokkaso...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya