Menu

16 Okt 2020, 19:46 WIB

Dokter Lulis Ulas Strategi Pengendalian Covid-19 di Kota Sukabumi Bareng Si Cepot

Talkshow sosialisasi protokol kesehatan Covid-19 di kantor sukabumiupdate.com, Jumat (16/10/2020). | Sumber Foto:Dok. Sukabumiupdate.com

SUKABUMIUPDATE.com - Kota Sukabumi terus berupaya agar penyebaran kasus Covid-19 dapat diturunkan. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Lulis Delawati mengatakan, pihaknya terus melakukan strategi pengendalian berupa 3M dan 4T.

Dalam acara talkshow sosialisasi protokol kesehatan Covid-19 di kantor sukabumiupdate.com, Jumat (16/10/2020), dokter cantik ini mengulas apa yang dimaksud dengan 3M dan 4T bersama karakter wayang golek, Si Cepot.

"Jadi 3M itu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir atau memakai hand sanitizer, dan menjaga jarak atau menghindari kerumunan," kata Lulis dalam talkshow tersebut.

Selain itu, Lulis juga mengajak masyarakat agar terus meningkatkan daya tahan tubuh dengan olahraga teratur, istirahat yang cukup, mengkonsumsi makanan gizi seimbang, dan berdoa.

"Jadi 3M itu ada plus-nya ya," singkat Lulis menambahkan.

BACA JUGA: Kenali Gejalanya! 99 Persen Pasien di Sukabumi yang Tak Bisa Mencium Bau, Positif Covid-19

Dalam pencegahan penularan Covid-19, Lulis juga memaparkan langkah 4T yang pihaknya lakukan untuk memutus mata rantai penularan virus mematikan itu. 4T tersebut adalah tracking, tracing, testing, dan treatment.

"Tracking itu penelusuran. Jadi ketika kita mendapatkan kasus konfirmasi positif Covid-19, kita telususri orang ini pergi ke mana saja. Itu untuk mencari sumber penularannya. Jadi lebih ke tempatnya," ucap Lulis.

"Kalau tracing itu dilacak kontak eratnya, jadi dengan siapa saja ia bertemunya. Apakah orang yang ia temui masuk kategori kontak erat atau tidak. Kalau masuk, kita fasilitasi untuk testing ke swab," ujar Lulis.

Setelah tracking dan tracing, tahapan selanjutnya adalah testing dan treatment. 

"Testing itu ketika sudah melakukan tracing dan ada data kontak erat, maka dilakukan testing atau pemeriksaan swab. Kemudian kalau hasil swab ternyata positif, lalu kita treatment atau diobati," pungkas Lulis.

Simak keseruannya di sini.

Ingat pesan ibu:

Wajib 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di setiap kegiatan.

Redaktur : OKSA BC
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Raksasa media sosial Facebook meluncurkan layanan pencari pasangan Facebook Dating di 32 negara Eropa, Rabu, 21 Oktober 2020. Peluncuran tersebut merupakan peluncuran lanjutan. Sebelumnya Facebook sudah meluncurkan...

SUKABUMIUPDATE.com - Jajaran pelatih tim Persib Bandung menyesuaikan program para pemainnya dengan menggelar latihan bersama hanya tiga kali dalam sepekan untuk merespons kompetisi Liga 1 Indonesia yang hingga saat...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengajak masyarakat untuk beraktivitas lingkungan selama periode libur panjang, 28 Oktober 2020 hingga 1 November 2020. "Contoh musim hujan bisa mencari bibit...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet mengajak para netizen bijak memanfaatkan media internet demi kebaikan bersama. Jangan sampai internet dijadikan ajang menebar benih kebencian, fitnah, hingga permusuhan,...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya