Meski Bergizi, Jenis Makanan Ini Tak Disarankan untuk Penderita Radang Sendi

Rabu 05 Agustus 2020, 20:00 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Makanan bergizi seimbang jadi salah satu kunci hidup sehat. Namun, ternyata tak semua makanan bergizi boleh dikonsumsi penderita radang sendi atau artritis karena bisa memperburuk gejalanya.

Mengutip Tempo.co, Caroline Peyton, seorang ahli gizi di Peyton Principles, London, Inggris, mengatakan salah satu makanan itu adalah ikan sarden dan makarel. Dua jenis ikan laut yang bergizi ini justru mengandung purin yang sangat tinggi. 

Purin adalah jenis senyawa kimia yang ditemukan dalam makanan dan minuman yang merupakan bagian dari diet normal.

Menurut Peyton, asam urat terbuat dari purin yang terkandung di dalam makanan. Beberapa makanan sehat mengandung purin yang tinggi sehingga dapat memicu produksi asam urat yang menjadi kristal di sekitar persendian.

"Di dalam tubuh jika kadar asam urat dinaikkan, itu bisa menghasilkan kristal yang terbentuk di persendian," kata Peyton seperti dikutip Daily Express, Rabu, 5 Agustus 2020.

Kandungan purin tinggi juga terkandung di dalam daging merah, jamur, kembang kol, serta kacang-kacangan.

Sebagai ganti protein dan asam lemak omega 3 dari ikan, penderita artritis dapat mengkonsumsi suplemen minyak ikan. Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa konsumsi 600 mg hingga 1.000 mg minyak ikan per hari dapat mengurangi peradangan yang menyebabkan sendi menjadi kaku, bengkak serta ngilu.

Artritis adalah kondisi umum yang menyebabkan rasa sakit dan peradangan pada sendi. Osteoartritis dan rheumatoid arthritis adalah dua jenis artritis yang paling umum.

Kedua bentuk artritis ini dapat menyebabkan pembengkakan dan kekakuan pada persendian. Perbedaan utama antara osteoartritis dan rheumatoid arthritis adalah penyebab di balik gejala sendi.

Osteoartritis disebabkan oleh sendi yang "aus", sedangkan rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sendi tubuh sendiri.

Sayangnya, tidak ada obat untuk radang sendi tetapi Anda dapat mengurangi gejalanya dengan melakukan pola hidup sehat.

Sumber: Tempo.co

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Sukabumi09 Mei 2024, 00:31 WIB

Hati-hati Jadi TKW! Belajar Rugi dari Warga Sukabumi yang Hamil Sepulang dari Dubai

Camat Gunungguruh Kabupaten Sukabumi, Kusyana menanggapi hal tersebut, pihaknya menyebut peristiwa ini harus menjadi contoh (pelajaran) bagi seluruh masyarakat ketika hendak menjadi TKW.
Camat Gunungguruh Kabupaten Sukabumi, Kusyana saat diwawancarai sukabumiupdate.com, Rabu (8/5/2024) | Foto : Asep Awaludin
Sukabumi08 Mei 2024, 23:30 WIB

Silaturahmi Kepala Desa Se-Dapil V, Satukan Langkah untuk Kemajuan Sukabumi

Silahturahmi dan Halal Bihalal Apdesi Kabupaten Sukabumi bersama para kepala desa, para istri kepala desa, dan aparat desa se Dapil V di gelar di Agro Park, Kecamatan Nyalindung, Rabu (8/5/2024).
Halal Bihalal dan Silaturahmi Apdesi dan Para Kepala Desa Se Dapil V Kabupaten Sukabumi, Rabu (8/5/2024) | Foto : Dok. Apdesi
Sukabumi08 Mei 2024, 23:23 WIB

Diduga Sopir Main HP saat Berkendara, Angkot di Sukabumi Seruduk Mobil Penjual Cireng

Angkot seruduk mobil penjual cireng di Goalpara Sukabumi, diduga gegara sopir asyik main HP saat berkendara.
Angkot seruduk mobil penjual cireng di Goalpara Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
DPRD Kab. Sukabumi08 Mei 2024, 22:54 WIB

DPRD Sukabumi Raker soal Pencabutan Status UHC Non-Cut Off, Ini Hasilnya

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Hera Iskandar ungkap hasil raker soal pencabutan status UHC Non-Cut Off bersama Pemda.
Raker Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi dan Pemda soal pencabutan status UHC Non-Cut Off oleh BPJS Kesehatan. (Sumber : Diskominfosan Kab. Sukabumi)
Sukabumi08 Mei 2024, 21:16 WIB

Banyak Kasus Kriminal Libatkan Anak, Bupati Sukabumi Soroti Dampak Medsos hingga Ekonomi

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami menyebut pengawasan perserta didik harus diperketat mulai dari pengawasan orang tua, lembaga pendidikan hingga lingkungan sosial
Bupati Sukabumi, Marwan Hamami | Foto : Asep Awaludin
Sehat08 Mei 2024, 21:00 WIB

Tanaman Jelatang: Nutrisi dan 5 Khasiatnya untuk Mengobati Beragam Penyakit

Jelatang adalah tanaman kurus dari keluarga jelatang yang disebut Urticaceae.
Ilustrasi - Jelatang adalah tanaman kurus dari keluarga jelatang yang disebut Urticaceae. (Sumber : pexels.com/@Simon Gough).
Sukabumi08 Mei 2024, 20:59 WIB

Kamboja Belajar soal Pencegahan Perkawinan Anak ke Pemkab Sukabumi

Kabupaten Sukabumi jadi tempat belajar soal pencegahan perkawinan anak bagi delegasi Kamboja.
Bupati Sukabumi Marwan Hamami saat berbagi cenderamata dengan delegasi pemerintah Kamboja. (Sumber : Diskominfosan Kab. Sukabumi)
Sukabumi08 Mei 2024, 20:14 WIB

Kebakaran Rumah di Lengkong Sukabumi Diduga Akibat Korsleting Listrik, Penghuni Mengungsi

Kerugian akibat kebakaran rumah di Lengkong Sukabumi ini capai Rp65 Juta. Penyebab diduga akibat korsleting listrik.
Kondisi rumah di Lengkong Sukabumi yang hangus terbakar. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi Memilih08 Mei 2024, 20:09 WIB

Pleno DPD Nasdem Putuskan Ayep Zaki Bacalon Wali Kota/Wakil Wali Kota Sukabumi

DPD Partai Nasdem Kota Sukabumi menetapkan Ayep Zaki sebagai satu-satunya nama bakal calon wali kota / wakil wali kota Sukabumi yang lolos penjaringan.
Pleno DPD Partai Nasdem Kota Sukabumi memutuskan H Ayep Zaki satu-satunya yang lolos penjaringan dan akan diusulkan ke DPW Nasdem Jabar, Rabu (8/5/2024) | Foto : Syams
Sehat08 Mei 2024, 20:00 WIB

12 Bahan Alami untuk Mencegah Asam Lambung Naik di Malam Hari

Selain mengonsumsi bahan alami, penderita asam lambung juga penting untuk menghindari makanan dan minuman yang dapat memicu refluks asam, seperti makanan pedas, berlemak, kafein, dan minuman berkarbonasi.
Ilustrasi. Beberapa bahan alami dapat membantu mencegah asam lambung naik dan meredakan gejalanya (Sumber : Freepik/diana.grytsku)