Menu

01 Agu 2020, 21:00 WIB

Bayam dan 7 Sayuran Penambah Darah untuk Penderita Anemia

Ilustrasi bayam. | Sumber Foto:Pixabay.com/Aline Ponce

SUKABUMIUPDATE.com - Sering merasa lelah, sesak napas, atau nyeri di dada? Waspadalah, bisa jadi itu gejala anemia. Penyakit ini terjadi saat jumlah sel darah merah di dalam tubuh menurun. Dilansir dari tempo.co, berdasarkan sebuah jurnal di The Lancer, anemia dianggap sebagai penyakit umum yang dirasakan oleh sepertiga populasi dunia.

Beberapa sayuran dikenal dapat menambah darah, mulai dari jamur, tomat, hingga kentang. Jenis sayuran penambah darah ini mengandung nutrisi yang mampu mencegah atau mengatasi anemia (kurang darah). Tidak hanya zat besi saja, sederet sayuran penambah darah ini juga mengandung banyak nutrisi yang bisa membantu tubuh memproduksi sel darah merah.

Berikut ini beberapa sayuran yang dikenal sebagai penambah darah

1. Bayam

Bayam adalah sayuran penambah darah yang sudah tak asing lagi di lidah orang Indonesia. Siapa sangka, dalam 100 gram bayam terdapat 2,7 miligram zat besi. Jika Anda rajin mengonsumsinya, produksi sel darah merah di dalam tubuh akan terjaga.

Ditambah lagi, bayam juga dilengkapi dengan vitamin C, yang bisa membantu tubuh menyerap zat besi lebih baik. 100 gram juga bayam mengandung 1,1 lebih banyak zat besi dibandingkan daging merah. 

2. Kale

Walaupun tidak mengandung zat besi sebanyak bayam, kale tidak boleh diremehkan. Dalam 100 gram kale yang direbus, terdapat 1 miligram zat besi yang bisa membantu tubuh memproduksi lebih banyak sel darah merah sehingga anemia dapat dicegah. Selain itu, sayuran penambah darah ini juga mengandung vitamin A, yang juga membantu tubuh memproduksi sel darah merah.

3. Collard

Masih dari keluarga sayuran hijau, kali ini ada collard yang masuk dalam golongan sayuran penambah darah. Dalam satu cangkir collard rebus, terdapat 2,2 miligram zat besi di dalamnya. Tidak hanya itu, collard juga mengandung vitamin C sebanyak 34,6 miligram, yang ampuh membantu tubuh menyerap zat besi lebih baik. 

4. Kentang

Sayuran penambah darah selanjutnya sering kali dijadikan sebagai pengganti nasi karena mengandung karbohidrat cukup tinggi. Ya, kentang, sayuran berwarna coklat yang suka dijadikan perkedel ini mengandung 3,2 miligram zat besi di setiap 295 gram-nya. Tidak hanya itu, sayuran penambah darah ini juga bisa memenuhi 46 persen kebutuhan harian vitamin C Anda sehingga tubuh mampu menyerap zat besi lebih baik.

5. Jamur

Beberapa jenis jamur mengandung zat besi, contohnya jamur putih yang mengandung 2,7 miligram zat besi dalam setiap satu cangkirnya. Selain itu, jamur tiram bahkan mengandung dua kali lebih banyak zat besi dibandingkan jamur putih.

6. Wortel

Selain zat besi, tubuh juga membutuhkan vitamin A agar kadar sel darah merah terjaga. Salah satu sayuran penambah darah yang mengandung vitamin A adalah wortel. Setengah cangkir wortel saja sudah mengandung 459 mikrogram vitamin A atau setara dengan 184 persen kebutuhan harian Anda.

7. Ubi jalar

Tembaga adalah zat nutrisi yang dapat membantu sel darah merah mendapatkan akses ke zat besi. Kandungan tembaga inilah yang menjadi alasan mengapa ubi jalar dipercaya sebagai sayuran penambah darah. Dalam 100 gram ubi jalar, terdapat 0,3 miligram tembaga. Ditambah lagi, sayuran ini juga mengandung zat besi sebanyak 2,1 miligram.

8. Paprika merah

Paprika merah adalah sayuran penambah darah yang mengandung vitamin A. Sebenarnya, vitamin A yang dikandung oleh paprika merah masih berbentuk beta karoten. Namun saat masuk ke dalam tubuh, beta karoten akan diubah menjadi vitamin A.

Selagi mengonsumsi berbagai sayuran penambah darah di atas, ada baiknya Anda juga menjalani pola hidup sehat. Misalnya bagi Anda yang suka mengonsumsi minuman beralkohol, sebaiknya mulai sekarang mengurangi atau menghindarinya. Sebab, akohol dapat menurunkan kadar sel darah merah di dalam tubuh sehingga rentan terjangkit anemia.

Berolahraga secara teratur juga dapat meningkatkan sel darah merah dalam tubuh. Sebab, saat berolahraga, tubuh akan membutuhkan lebih banyak oksigen. Kebutuhan tubuh akan oksigen inilah yang memacu tubuh memproduksi sel darah merah lebih banyak.

sumber: tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Bendera merah putih raksasa masih terbentang di tebing Monumen Palagan, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Ternyata, bendera raksasa dengan 8 meter dan panjang 45 meter itu dibuat...

SUKABUMIUPDATE.com - Ada yang berbeda saat Anda melewati Gang Kerajinan di wilayah Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi. Lokasi gang yang berada di RW 7 Desa Nagrak, Kecamatan Cisaat itu disulap dengan...

SUKABUMIUPDATE.com - Sejumlah kebutuhan bahan pokok di Pasar Semi Moder (PSM) Cicurug, Kabupaten Sukabumi mengalami penurunan harga pasca hari raya Idul Adha 1441 Hijriah lalu.  Koordinator Pasar Semi Modern Cicurug,...

SUKABUMIUPDATE.com -  Satu lagi aset alam di selatan Sukabumi yang tengah digarap oleh pemerintah daerah sebagai destinasi wisata baru. Namanya Goa Baduy, di Kampung Palayangan Legok Picung Rt.01/01 Desa...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya