Menu

03 Jun 2020, 12:34 WIB

Sopir Angkot Warga Parungkuda Sukabumi Bakal di Swab Test

Petugas Puskesmas Parungkuda Kabupaten Sukabumi melakukan cek suhu tubuh pada pengunjung puskesmas. | Sumber Foto:Syahrul Himawan

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang warga Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi dinyatakan reaktif berdasarkan hasil Rapid Test massal yang dilakukan di Cicurug, Senin (1/6/2020) lalu. Warga tersebtu diketahui berprofesi sebagai sopir angkutan umum.

BACA JUGA: Rapid Test Massal di 8 Pasar, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sukabumi: 17 Orang Reaktif

Warga tersebut kini dalam penanganan Satgas COVID-19 Kecamatan Parungkuda. Staf Puskesmas Parungkuda, Yanwar mengatakan, Satgas COVID-19 Kecamatan Parungkuda sedang melakukan rapat koordinasi untuk menangani warga yang reaktif pada tes massal tersebut. 

"Kepala Puskesmas sedang rapat dengan pihak keluarga yang reaktif Rapid Test," ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Rabu (3/6/2020).

BACA JUGA: Respon Masyarakat Terhadap Rapid Test Massal di Cicurug Sukabumi

Yanwar menuturkan, rencananya warga yang reaktif Rapid Test ini akan segera dibawa ke rumah sakit rujukan untuk dilakukan tes swab. Sedangkan petugas surveilance saat ini tengah melakukan tracing dengan siapa saja yang bersangkutan pernah melakukan kontak erat.

"Hari ini rencananya mau dibawa ke RSUD Sekarwangi Cibadak dan akan dites swab. Terus surveilance sudah menangani dengan melakukan tracing," katanya lagi.

Yanwar mengaku hanya bisa memberikan informasi sebatas itu terkait rapid test massal yang dilakukan di Kecamatan Parungkuda. "Untuk informasi lebih lanjut silahkan ke Satgas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Sukabumi," pungkasnya.

BACA JUGA: Hasil Rapid Test Massal di Cicurug Sukabumi, 5 Orang Reaktif

Sebagai informasi, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi membuka data hasil rapid test massal yang dilakukan di delapan pasar pada hari Senin tanggal 1 Juni 2020 kemarin. Dari 2.300 sampel rapid test yang disiapkan, hanya 17 orang dinyatakan reaktif.

17 sampel reaktif tersebut ditemukan 5 di Pasar Cicurug, 5 Pasar Cibadak, 4 di Pasar Pangleseran, 1 di Pasar Cisaat, 1 di Pasar Parungkuda, dan 1 di Pasar Sukaraja. Sementara rapid test Covid-19 di Pasar Palabuhanratu dan Surade tidak menjaring adanya sampel reaktif.

Reporter : SYAHRUL HIMAWAN
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Penyelenggaraan seri balap MotoGP di Amerika Serikat resmi dibatalkan karena pandemi virus corona yang belum kunjung membaik. Dilansir dari tempo.co, otoritas Circuit of the America (COTA) mengonfirmasi...

SUKABUMIUPDATE.com - Dihentikan sementara sejak pandemi virus corona di Eropa pertengahan Maret silam, Liga Champions dan Liga Europa akan menuntaskan format babak gugur langsung dalam "final delapan" yang unik,...

SUKABUMIUPDATE.com - Tersangka kasus eksploitasi secara ekonomi dan atau seksual (child sex groomer) terhadap 305 anak di bawah umur, Francois Abello Camille alias FAC (65) menyasar anak jalanan untuk...

SUKABUMIUPDATE.com - RevoNEX, sebuah motor sport yang dikembangkan oleh pabrikan asal Taiwan, Kymco sempat 'cuma' dianggap sebagai angin lalu lantaran motor ini diduga bakal berakhir menjadi konsep. Dilansir dari suara.com,...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya