Menu

01 Jun 2020, 00:00 WIB

Waspada Gejala Overdosis Vitamin D, Bisa Jadi Ada Rasa Logam di Mulut!

vitamin D | Sumber Foto:shutterstock

SUKABUMIUPDATE.com - Vitamin D sangat baik untuk mendukung fungsi kekebalan tubuh, pertumbuhan, penyerapan magnesium dan kesehatan tulang. Tapi, overdosis vitamin D bisa menyebabkan reaksi yang merugikan.

Melansir dari suara.com, sejak wabah virus corona Covid-19, banyak orang keluar rumah untuk berjemur pagi hari yang dipercaya bisa memberikan formula vitamin D secara alami.

Selain paparan sinar matahari, vitamin D juga tersedia dalam makanan yang dikonsumsi, seperti salmon, daging merah dan kuning telur.

Banyak pula suplemen vitamin D yang dijual di toko-toko kesehatan. Tapi, bagaimana seseorang tahu dirinya overdosis vitamin D?

NHS mengatakan sebagian besar orang bisa mendapatkan vitamin D untuk kulit dari sinar matahari selama akhir Maret hingga September.

Tapi, asupan vitamin D yang dikombinasikan dengan diet dan suplemen bisa menimbulkan gejala-gejala overdosis. Adapun ambang batas toksisitas sekitar 200ng/mL, jadi lebih tinggi dari itu bisa menyebabkan hiperkalsemia.

Hiperkalsemia adalah kelebihan kalsium dalam aliran darah yang bisa menyebabkan komplikasi. Salah satu komplikasinya adalah memiliki rasa logam di mulut.

Selain itu, komplikasi lainnya adalah detak jantung yang tidak teratur, karena sakit kepala terus menerus dan kehilangan nafsu makan.

Beberapa orang mungkin juga akan mengalami kelemahan otot, kelelahan yang tidak bisa jelaskan, lekas marah dan kecemasan.

"Kadar kalsium yang tinggi bisa menyebabkan gagal ginjal yang cepat, kehilangan kesadaran, koma atau kelainan irama jantung serius yang mengancam jiwa," kata NHS dikutip dari Express.

Konsumsi suplemen vitamin D jangka panjang atau berlebihan juga bisa menyebabkan keracunan. Bahkan berhenti minum vitamin D juga menyebabkan efek toksisitas yang mungkin hilang setelah berbulan-bulan.

Perlu dipahami pula suplemen vitamin D tidak cocok untuk semua orang. Karena, suplemen ini bisa berinteraksi dengan jenis obat tertentu yang diresepkan.

Misalnya, orang yang menggunakan kolestyramine untuk mengobati kolesterol tinggi harus mewaspadai suplemen vitamin D.

Beberapa kondisi medis juga bisa meningkatkan sensitivitas seseorang terhadap vitamin D, termasuk kanker, sindrom williams, sarkoidosis dan hipertiroidisme primer.

 

Sumber : suara.com

 

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pembaruan Mei 2020 dikatakan menyebabkan masalah dengan Windows Defender, komponen anti-malware dari Microsoft Windows. Melansir Suara.com, bug ini menyebabkannya menandai aplikasi yang berpotensi cerdik yang telah dihapus. Windows 10...

SUKABUMIUPDATE.com - Dua orang wisatawan terseret ombak di Pantai Kapitol, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Minggu (5/7/2020). Satu orang berhasil selamat, sementara satu orang lagi hilang digulung ombak. Informasi...

SUKABUMIUPDATE.com - Masih ingat dengan Feby Ayu Arianti? Ya, dia adalah perempuan belia berparas cantik penjaga warung asal Kampung Bojongjengkol RT 15/04 Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi...

SUKABUMIUPDATE.com - Terkadang karena kecerobohan, kamu sering kehilangan HP. Kalau sudah begini, dengan menggunakan email, berikut cara lacak HP yang hilang dengan mudah dan cepat. Melansir Suara.com, dari Kehilangan HP...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya