Menu

27 Mar 2020, 04:00 WIB

Minum Suplemen Peningkat Imun Setiap Hari, Adakah Risiko Bahayanya?

ilustrasi suplemen dan vitamin peningkat daya tahan tubuh. | Sumber Foto:Shutterstock

SUKABUMIUPDATE.com - Pandemi virus Corona Covid-19 membuat kesadaran untuk meningkatkan daya tahan tubuh kian besar di masyarakat. Salah satu cara yang dilakukan adalah mengonsumsi suplemen peningkat imun secara rutin.

Dilansir dari suara.com, namun beredar kabar yang menyebut konsumsi suplemen peningkat imun berbahan Echinacea tidak dianjurkan setiap hari, karena dapat menyebabkan reaksi imun yang berlebihan dan merusak tubuh. Benarkah demikian?

Dilansir Antara, Wakil Sekretaris Jenderal Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Lusy Noviani, mengatakan immunodobulator atau produk peningkat imun yang menggunakan echinacea aman digunakan dan tidak dikontraindikasikan untuk kasus infeksi seperti COVID-19.

"Echinacea aman digunakan dan tidak dikontraindikasikan untuk kasus infeksi salah satunya COVID-19. (Pemberian pada pasien yang menderita infeksi) peran modulasi echinacea lebih ke arah menghambat IL-6, sehingga jumlah sitokon pro-inflamasi dapat dikurangi," ungkap Lusy, ditulis Kamis (26/3/2020).

Pengurangan jumlah IL-6 diperlukan guna menekan risiko terjadinya komplikasi pada infeksi.

"Apabila jumlah sitokin pro-inflamasi tidak dibatasi maka komplikasi yang terjadi dapat berupa badai. sitokin yang dapat berakibat fatal," tulis Lusy.

Lebih lanjut, menurut dia, produk Echinacea yang beredar di Indonesia telah melalui pengujian keamanan, efikasi, bukti ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan, serta terdaftar dan mendapatkan izin dari BPOM, sehingga aman untuk dikonsumsi dan bermanfaat bagi daya tahan tubuh, jika digunakan sesuai aturan pakai.

Echinacea, seperti dilansir dari laman WebMD merupakan tanaman bunga yang banyak tumbuh di Amerika Serikat dan Kanada. Tanaman ini sudah digunakan sebagai obat sejak berabad-abad.

Sejumlah studi menunjukkan, ekstrak echinacea berefek positif untuk sistem imun tubuh, salah satunya karena meningkatkan jumlah sel darah putih, yang melawan infeksi.

Mengenai efek samping, menurut penelitian, pada beberapa orang mungkin bisa memiliki reaksi alergi seperti ruam, memburuknya gejala asma dan Anafilaksis (keadaan darurat yang mengancam jiwa yang dapat menyebabkan kesulitan bernapas). Efek samping yang paling umum, sakit perut.

Seseorang mungkin berisiko lebih tinggi mengalami reaksi terhadap echinacea jika alergi terhadap tanaman keluarga daisy, seperti ragweed, krisan dan marigold.

 

Sumber : suara.com

 

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pandemi global ketiga yang disebabkan oleh virus corona baru membuat sebagian besar orang di seluruh dunia cemas. Dilansir dari suara.com, kecemasan ini membuat masyarakat melakukan panic buying, yakni...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah video singkat memperlihatkan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi bersama Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Hamami dan Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada melakukan video conference bersama jajaran...

SUKABUMIUPDATE.com - Merebaknya virus corona baru atau Covid-19 membuat masyarakat semakin memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan. Melansir dari tempo.co, anda bisa menggunakan air dan sabun sebagai senjata utama untuk...

SUKABUMIUPDATE.com - Status kegawatdaruratan Kota Sukabumi bakal meningkat setelah seorang warga terkonfirmasi positif Corona dari hasil swab. Hal ini diungkapkan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi pada konferensi pers di Kantor...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya