Menu

13 Peb 2020, 12:00 WIB

Awas, Tas Kosmetik Kamu Ternyata Dipenuhi Bakteri Berbahaya

Tas Kosmetik Dipenuhi Bakteri Berbahaya. | Sumber Foto:(Shutterstock)

SUKABUMIUPDATE.com - Menurut penelitian yang dilakukan oleh tim dokter Universitas Aston Birmingham di Inggris, sembilan dari sepuluh produk kosmetik dan makeup terkontaminasi mikroba mematikan.

Dari sekitar 96 lipstik, 107 lipgloss, 92 eyeliner, 93 maskara, dan 79 spons, ternyata 90 persen di antaranya mengandung bakteri. Bahkan spons yang relatif baru dipakai, dipercaya memiliki lebih dari satu juta bakteri per mililiter. "Sebuah survei terhadap pemilik tas kosmetik mengungkapkan 93 persen dari spons tidak pernah dicuci atau dibersihkan, sementara dua pertiga kadang-kadang jatuh ke lantai saat digunakan," tulis geniusbeauty.com.

Di antara mikroba berbahaya tersebut adalah bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli atau E.coli.

Kata peneliti, penyebab utama berkembangnya bakteri mematikan tersebut adalah karena sebagian besar orang tidak pernah mencuci kuas dan spons kosmetik yang digunakan untuk merias wajah. Banyak dari mereka juga mengabaikan informasi kedaluwarsa pada produk.

Akibat kebiasaan tersebut, jutaan bakteri menumpuk pada wadah kosmetik yang dapat menyebabkan penyakit terutama dekat mata, mulut, atau pada kulit yang rusak.

Tim peneliti menjabarkan, hal tersebut membuat orang-orang mengalami keracunan darah, terutama mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Sebagai penutup penelitian, tim mencatat bahwa meskipun produk kosmetik tidak membusuk seperti buah dan makanan lainnya, namun penting untuk mempertahankan sifat dekoratif dari kosmetik. Menyimpan dan menggunakan kosmetik terlalu lama berarti mengekspos diri terhadap risiko yang tidak perlu.

Sumber: Suara.com

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Tidak semua pasien positif virus corona harus tinggal di rumah sakit. Dilansir dari tempo.co, mereka yang tidak memiliki gejala dan layaknya orang sehat bisa melakukan isolasi mandiri...

SUKABUMIUPDATE.com - Setengah dari populasi Indonesia diperkirakan akan terinfeksi virus corona di Indonesia jika tak kunjung diberlakukan lockdown. Dilansir dari suara.com, hingga Jumat (27/3/2020), tercatat ada 893 kasus virus corona...

SUKABUMIUPDATE.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi merilis data lonjakan Orang Dalam Pemantauan (ODP) per hari ini, Sabtu (28/3/2020). Tercatat ODP yang sehari sebelumnya berjumlah 202 orang,...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penangananan Covid-19 Achmad Yurianto dianggap melontarkan kalimat kontroversial ketika memberikan keterangan pers soal perkembangan kasus corona di Indonesia. Dilansir dari suara.com, dalam pernyataan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya