Menu

11 Nov 2019, 04:00 WIB

Jangan Sering Begadang, Kurang Tidur Malam Bisa Memicu Pertengkaran!

Ilustrasi orang kurang tidur. | Sumber Foto:(Sumber" Shutterstock)

SUKABUMIUPDATE.com -  Kurang tidur tidak hanya menyebabkan sejumlah penyakit, tetapi juga memicu pertengkaran maupun perdebatan. Sebuah studi teradap 2.000 orang dewasa di Inggris dilansir dari mirror.co.uk, menemukan bahwa hampir setengahnya cenderung argumentatif karena kurang tidur.

Penelitian ini menemukan rata-rata orang Inggris hanya tidur selama 6,5 jam dengan penjabaran, seperlima orang tidur selama 8 jam, sebanyak 44 persen tidur selama 6 jam dan 1 dari 20 orang tidur selama 4 jam setiap malam.

Hasil ini menunjukkan bahwa kurang tidur bisa memicu kemarahan atau emosi singkat. Tak hanya itu, 42 persen orang mengaku kurang produktif dan 24 persen kesulitan ambil keputusan karena kurang tidur.

Sisa lainnya merasa gelisah hingga cenderung menderita sakit kepala akibat kurang tidur. Bukti ilmiah ini telah menunjukkan seberapa buruk efek kurang tidur malam pada kesehatan dan kondisi mental seseorang.

Menurut penelitian baru Universitas Negeri Lowa dilansir dari sciencedaily.com, juga mengungkapkan bahwa kurang tidur di malam hari bisa membuat seseorang lebih mudah marah, terutama dalam situasi yang membuat frustasi.

"Orang yang kurang tidur sebenarkan menunjukkan kecenderungan mudah marah dan kesusahan beradaptasi pada kondisi tertentu yang membuat frustasi," jelas Zlatan Krizan, profesor psikologi di Universitas negeri Lowa.

Keismpulannya, kurang tidur bisa meningkatkan emosi negatif seperti kecemasan dan kesedihan serta mengurangi emosi positif seperti kebahagiaan dan antusiasme seseorang.

Selain kurang tidur, beberapa kondisi lain yang memicu pertengkaran atau emosi seperti bosan dengan pekerjaan, sakit kronis, kelaparan, sakit kepala hingga beban kerja yang berat.

Sumber: Suara.com

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menjelaskan tentang potensi penyebaran Covid-19 lewat udara. Dilansir tempo.co, isu ini belakangan ramai dibicarakan setelah Organisasi Kesehatan Dunia...

oleh: Darmawan Hadi (akun facebook) Tulisan ini saya tujukan untuk pemerintah daerah Kota Sukabumi, khususnya Wali Kota Sukabumi. Saya Darmawan Hadi sering dipanggil Awan usia 40 tahun warga Puri Cibeureum...

SUKABUMIUPDATE.com - Kabar baik datang dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19/Corona Kabupaten Sukabumi. Pada hari ini Senin (13/7/2020), gugus tugas mengumumkan 7 pasien positif Covid-19 sembuh. Dari peta sebaran Covid-19,...

SUKABUMIUPDATE.com - Polisi meminta pengelola tempat wisata yang berada di wilayah Desa Cidahu bertindak tegas kepada pengunjung yang tidak mau menerapkan protokol Covid-19. "Saya minta pengelola wisata jangan biarkan pengunjung...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya