Menu

07 Okt 2019, 22:02 WIB

Penyebab Sakit Kepala saat Hamil Menurut Usia Kehamilan

Ilustrasi Morning Sickness atau ibu hamil. | Sumber Foto:shutterstock.com

SUKABUMIUPDATE.com - Pada masa kehamilan, Anda kadang mengalami berbagai gejala, seperti mual, muntah, sakit perut, hingga sakit kepala. Khusus untuk sakit kepala, kondisi ini dapat terjadi secara ringan atau berat.

Sebuah tinjauan medis melaporkan bahwa 39 persen wanita mengalami sakit kepala saat hamil. Namun, sebagian besar kasus sakit kepala tersebut tergolong tidak berbahaya.

Sakit kepala saat hamil dapat disebabkan oleh berbagai hal, dan seringkali tergantung pada trimester kehamilannya. Umumnya kondisi ini terjadi di trimester pertama dan trimester tiga kehamilan. Biasanya pada minggu ke-9 kehamilan, terjadi peningkatan kejadian sakit kepala pada ibu hamil.

Lantas, apa saja penyebab sakit kepala saat hamil? Pada trimester pertama kehamilan, tubuh mengalami beberapa perubahan yang dapat menyebabkan sakit kepala. Perubahan tersebut meliputi perubahan hormon, peningkatan volume darah, dan perubahan berat badan.

Selain itu, ada banyak penyebab lain sakit kepala pada trimester pertama kehamilan, yakni dehidrasi, mual dan muntah, stres, kurang tidur, efek kafein (akibat minum kopi atau cola), dan nutrisi yang buruk. Selain itu kadar gula darah rendah, terlalu sedikit aktivitas fisik, sensitif terhadap cahaya, dan perubahan penglihatan

Makanan tertentu juga dapat menyebabkan sakit kepala saat hamil, misalnya coklat, keju, ragi, dan tomat.

Sementara, penyebab sakit kepala pada trimester kedua dan ketiga kehamilan, antara lain berat badan berlebih, tidur terlalu sedikit, diet, ketegangan otot, tekanan darah tinggi, dan diabetes.

Rasa nyeri akibat sakit kepala bisa berbeda dari satu individu ke individu lain. Bentuk-bentuk sakit kepala saat hamil, yaitu sakit tumpul, sakit berdenyut, sakit parah di satu sisi (migrain) atau kedua sisi, dan sakit tajam di belakang mata (satu atau keduanya).

Migrain juga dapat disertai dengan gejala lain, seperti mual, muntah, dan melihat adanya garis atau kilatan cahaya.

Jika Anda mengalami sakit kepala saat hamil, konsultasikan pada dokter sebelum mengonsumsi obat sakit kepala. Tidak disarankan mengonsumsi aspirin dan ibuprofen karena berbahaya bagi janin yang sedang tumbuh.

Sebagian besar wanita hamil bisa mengonsumsi acetaminophen untuk sesekali mengobati sakit kepala. Namun, pastikan Anda mendapat persetujuan dokter untuk mengonsuminya.

Sumber: Tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md memastikan tak akan ada penundaan Pilkada 2020. Pilkada yang telah digeser jadwalnya menjadi 9 Desember 2020, akan tetap...

SUKABUMIUPDATE.com - Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Endang L. Achadi memprediksi kehidupan normal baru di tengah wabah Covid-19 akan berlangsung lama. Menurut dia, itu karena butuh waktu yang...

SUKABUMIUDPATE.com - Liga Inggris secara resmi memberlakukan format lima pergantian pemain untuk sisa pertandingan musim 2019/20 yang akan digelar kembali pada 17 Juni mendatang. Sebagaimana diketahui, Liga Inggris sempat...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 17 bangunan di Sabang, Aceh, rusak ringan hingga berat akibat gempa yang mengguncang daerah itu pada Kamis pagi pukul 05.31 WIB. Gempa diukur Badan Meteorologi Klimatologi...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya