Menu

07 Okt 2019, 17:58 WIB

Butuh Terapi Psikososial, Komnas PA Desak Dinkes Tangani Bocah Perokok asal Karawang Sukabumi

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait mendesak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi untuk segera melakukan assessment kembali kepada Hadi Ilham (17 tahun) untuk mengetahui terapi apa saja yang dibutuhkan.

BACA JUGA: Pernah Jadi Anak Negara, Orang Tua Bocah Perokok Asal Karawang Sukabumi Cari Keadilan

Melalui keterangan tertulis yang diterima sukabumiupdate.com, Senin (7/10/2019), Komnas PA menyebut remaja asal Kampung Karawang Girang, Desa Karawang, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi itu seringkali ketahuan mencuri uang, barang dan handphone untuk membeli rokok atau keperluan lainnya. Akibat perbuatan tersebut, Ilham jadi bulan-bulanan warga, bahkan sampai harus dipasung dan dikurung di kandang domba.

"Cara lain untuk menyembuhkan Ilham dapat juga mengkarantinanya untuk mendapat bantuan reintegrasi psikososial atas ketergantungan dengan rokok. Dan apa benar perubahan perilaku Ilham karena dampak dari mengkomsumsi tembakau," beber Arist dalam keterangan tertulis.

BACA JUGA: Dipasung Hingga Dikandang Domba, Kabar Terkini Ilham Bocah Perokok Asal Karawang Sukabumi

Lebih lanjut, Arist meminta kepada masyarakat yang mengetahui perilaku dan perbuatan Ilham untuk tidak melakukan kekerasan, alias main hakim sendiri. Ia mengaku akan segera bertulis surat dan berkoordinasi dengan Pemkab Sukabumi, khususnya Dinkes guna mencari solusi terbaik untuk menyelamatkan Ilham dari deritanya.

"Demikian juga, Komnas PA meminta orang tua Ilham untuk tidak lagi menghukumnya dengan cara memasungnya di kandang domba. Kami juga meminta kepada para pegiat anti tembakau di Indonesia untuk memberikan pertolongan  dan advokasi bagi Ilham dan keluarganya," imbuhnya.

BACA JUGA: Kasus Bocah Perokok Asal Cibadak Sukabumi Jadi Sorotan Media Asing

Diberitakan sebelumnya Ilham saat berusia sekitar 7-8 tahun sempat menjadi sorotan publik dan media nasional hingga media internasional pada tahun 2012 silam. Hal itu lantaran Ilham yang sudah menjadi perokok berat di usianya yang masih sangat belia. Ilham yang beranjak remaja sekarang sudah berusia 17 tahun.

"Untuk memastikan kondisi Ilham, selain berkordinasi dengan Dinkes dan Dinas Sosial, Komnas PA mengagendakan untuk segera menurunkan Tim Relawan Sahabat Anak Indonesia dan Komnas Anak perwakilan Jawa Barat untuk menemui Ilham dan keluarganya di Sukabumi," pungkas Arist.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG menutup kantor pusatnya di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, selama sepekan mulai 13-20 Agustus 2020. Dilansir dari Tempo.co, penutupan dilakukan lantaran ditemukan...

SUKABUMIUPDATE.com - Mobil pick up L300 yang terjun ke Sungai Cilunggunung setelah menabrak tiang rumah warga di Kampung Pasirpogor RT 11/02, Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, berhasil...

SUKABUMIUPDATE.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Sukabumi mengumumkan penambahan warga yang berstatus kontak erat dari pasien terkonfirmasi positif corona. Hingga hari ini, Kamis (13/8/2020) masih ada...

SUKABUMIUPDATE.com - Petani kol di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi harus menelan pil pahit saat harga jual produk sayuran mereka jauh dari harapan. Petani kol di Kampung Sukanangon, Desa Sukamekar, Kecamatan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya