Menu

Selasa, 10 September 2019, 05:00 WIB

Suka Makan Ikan Laut Mentah Selama 3 Tahun, Pria ini Sakit Liver!

Ilustrasi ikan laut mentah. | Sumber Foto:Shutterstock

SUKABUMIUPDATE.com - Kebiasaan konsumsi makanan laut yang masih mentah bisa membawa dampak bahaya. Seperti pria bernama Lim dari Fuzhou yang mengalami demam tinggi dan batuk selama 10 hari akibat kebiasaannya konsumsi makanan laut mentah.

Mulanya dilansir dari World of Buzz, Lim menderita batuk berdahak biasa. Tetapi, batuk itu terus berkelanjutan dan semakin memburuk karena disertai demam tinggi.

Selama 10 hari batuk berdahak, Lim menderita demam tinggi lebih dari 39 derajat celcius. Saat itu Lim belum menduga kondisinya akan lebih parah.

Sehingga Lim memustukan untuk mengonsumsi beberapa obat-obatan biasa dengan harapan demamnya turun dan batuknya mereda. Namun, semua obat yang dikonsumsi tidak meredakan penyakitnya.

Lim memutuskan periksa ke dokter dan menjalani beberapa tes medis menggunakan sinar-X. Hasilnya, ditemukan ada cacing hidup di organ hatinya yang menyebabkanya menderita penyakit liver.

Cacing hati yang hidup di dalam tubuh Lim dikenal sebagai clonorchis sinensis yang merupakan cacing parasit. Biasanya manusia terinfeksi cacing ini setelah mengonsumsi ikan tawar mentah atau setengah matang.

Parasit ini bisa bertahan hidup di dalam tubuh hingga 20-30 tahun. Umumnya, gejala infeksi cacing hati ini seperti sakit perut, demam, mual, muntah dan diare. Dalam beberapa kasus yang serius, cacing hati bisa menyebabkan batu hingga kanker saluran empedu.

Setelah ditemukan cacing hati ini baru diketahui kalau Lim suka mengonsumsi sashimi dan udang air tawar. Selain itu, dia sering mengonsumsi makanan laut mentah. Bahkan ia biasa mengonsumsi makanan mentah itu selama 3 tahun.

Karena itu, dokter menyarankan agar semua orang tidak mengonsumsi makanan mentah. Terlepas itu bersih, sehat dan lebih segar. Konsumsi makanan mentah tetap berbahaya untuk kesehatan.

Sumber: Suara.com

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.
    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya