Menu

07 Sep 2019, 03:00 WIB

Lawan Kanker dan Penyakit Jantung dengan Labu

Ilustrasi kuaci biji labu. | Sumber Foto:Media.mercola.com.

SUKABUMIUPDATE.com -  Labu dianggap sebagai makanan super karena kandungan nutrisi seperti vitamin A, E, C, dan kalium yang menawarkan banyak manfaat kesehatan. Satu mangkuk irisan labu mengandung 30 kalori, 7 gram karbohidrat, dan 1 gram protein. Satu ons biji labu mengandung 5 gram serat.

Lantas, apa saja manfaat labu bagi kesehatan? Berikut paparannya seperti dilansir dari Medical Daily.

#Menangkal radikal bebas

Penyebaran radikal bebas dapat menyebabkan penyakit kronis yang berasal dari stimulasi stres oksidatif. Labu kaya antioksidan dan membantu untuk melawan penyakit seperti kanker dan penyakit jantung. Meskipun diperlukan lebih banyak penelitian yang dilakukan pada manusia, ada beberapa bukti yang menunjukkan antioksidan seperti alfakaroten, betakaroten, dan betacryptoxanthin mencegah radikal bebas.

#Mengurangi risiko kanker

Karotenoid bisa melindungi tubuh dari berbagai jenis kanker karena senyawa ini memiliki fungsi antioksidan. Satu ulasan dari 13 studi menggambarkan mengonsumsi banyak alfakaroten dan betakaroten menurunkan risiko kanker lambung secara signifikan, kanker tenggorokan, payudara, dan kanker pankreas.

#Melindungi kekebalan tubuh

Labu mengandung vitamin C yang berguna untuk melindungi sistem kekebalan tubuh dalam suhu dingin. Peptida terkandung dalam biji labu dan efek antimikroba juga membantu melindungi sistem kekebalan tubuh. Satu cangkir labu matang mengandung 254 persen dari asupan harian vitamin A yang diperlukan sehingga mampu melawan infeksi kandung kemih dan ginjal.

#Meningkatkan penglihatan

Kekurangan vitamin A menyebabkan kebutaan dan kondisi terkait mata lainnya. Betakaroten dalam labu memasok tubuh dengan vitamin A yang cukup untuk meningkatkan penglihatan. Dalam tinjauan khusus dari 22 studi, para ilmuwan mengatakan, orang yang secara teratur mengonsumsi proporsi tinggi betakaroten berkurang risikonya terkena katarak.

#Mencegah diabetes

Labu tanpa gula rendah kalori dan mengandung serat sehingga bisa membantu menurunkan berat badan yang menjadi salah satu faktor utama untuk menjaga diabetes tipe 2 tetap terkontrol. Fitokimia fenolik dalam labu dapat berguna untuk menjaga kadar gula darah tetap terkendali dan akibatnya mengurangi risiko diabetes.

Sumber: Tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Dua wisatawan terseret ombak di Pantai Pangumbahan, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jumat (7/8/2020). Informasi yang dihimpun, dua wisatawan tersebut masing-masing bernama Athala (19 tahun) dan Zayyan...

SUKABUMIUPDATE.com - Kapolsek Jampang Tengah AKP Usep Nurdin menyatakan, truk melaju dari arah Jampang Tengah menuju Kota Sukabumi, sedangkan Kijang melaju dari arah Panggeleseran menuju arah Jampang Tengah. Tiba...

SUKABUMIUPDATE.com - Kabar kepergian Reni Marlinawati yang mendadak membuat publik masih tak menyangka. Waketum PPP yang pernah menjadi anggota DPR RI mewakili Kota dan Kabupaten Sukabumi ini wafat pada...

SUKABUMIUPDATE.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 2.473 kasus pada Jumat, 7 Agustus 2020. Dilansir dari tempo.co, saat ini, total kasus positif Covid-19 di...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya