Menu

Sabtu, 13 Juli 2019, 07:00 WIB

Jangan Biarkan Anak Terbiasa Bernapas Lewat Mulut, Ini Risikonya

Ilustrasi anak tidur. | Sumber Foto:Shutterstock.

SUKABUMIUPDATE.com - Anak-anak harus dibiasakan bernapas melalui hidung. Jika dilakukan lewat mulut, saraf-saraf yang ada di wajah anak berisiko terganggu. Hal tersebut akan mempengaruhi masalah kesehatan tidur saat dewasa. 

Praktisi kesehatan tidur dari RS Mitra Kemayoran, dr. Andreas Prasadja, RSPGT mengatakan bahwa cara bernapas anak akan mempengaruhi saraf-saraf yang ada pada tubuhnya. Selain itu, kebiasaan bengong pada anak juga bisa membuat pertumbuhan rahangnya menjadi tidak maksimal.

"Anak-anak jauh lebih penting untuk membiasakan napas lewat hidung saat terjaga. Karena kalau dia terbiasa napas di mulut saat terjaga, nganga, bengong mulutnya terbuka, saraf-sarafnya ini akan terganggu di wajah," ujar dr. Andreas saat dihubungi Antara di Jakarta, Jumat, 12 Juli 2019.

"Nantinya pertumbuhan rahang atas dan bawah akan jelek, akan jadi kecil. Nah, anak-anak inilah yang nanti dewasanya akan menderita sleep apnea (ngorok)," lanjutnya.

Sementara itu, penyanyi Andien sempat mempraktekkan metode buteyko atau tidur dengan cara menutup mulut menggunakan plester pada sang anak, Anaku Askara Biru atau yang dikenal dengan Kawa yang masih berusia dua tahun.

Menurut dr. Andreas hal tersebut tidaklah masalah, hanya saja jika sang anak terlihat mulai kesulitan bernapas, para orang tua harus segera membuka plesternya.

"Anak-anak beda lagi. Kalau soal napas pada dewasa beda, wanita hamil beda, anak-anak beda. Nah kalau anak-anak, pesan saya silahkan tapi kalau dia sesak silahkan buka aja. Kalau pilek si artis malah merasa lega ya syukur, tapi kalau ternyata, dia keliatan sesak ya buka aja," jelas dr. Andreas.

Sumber: TEMPO.CO

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Gawai menjadi salah satu tantangan orang tua dalam membesarkan anak di era digital. Terlalu sering bermain gawai bisa mengganggu tumbuh kembang anak. Pasalnya, keasyikan main gawai bisa...

SUKABUMIUPDATE.com - Ingatkah Anda akan seruan orang tua agar selalu menggunakan alas kaki saat bermain di tanah? Hal ini bukan tanpa alasan, menggunakan alas kaki dapat mencegah terjadinya cacingan...

SUKABUMIUPDATE.com - Anak-anak kini semakin mudah terpapar pornografi. Pekan lalu, sepasang suami istri membuat heboh karena mempertontonkan adegan seks di depan anak-anak dengan membayar Rp 5.000. Belum lagi konten...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya