Menu

29 Apr 2019, 05:00 WIB

Stres dan Marah Membuat Anda Rentan Terkena Penyakit Jantung

ilustrasi stres. | Sumber Foto:(pixabay.com)

SUKABUMIUPDATE.com - Penyakit jantung koroner yang dulu lebih sering terjadi pada usia paruh baya mulai menyerang kalangan yang lebih muda, yakni 25-29 tahun berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Menurut dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Johan Winata, penyakit kardiovaskuler seperti stroke dan jantung koroner adalah penyebab kematian urutan pertama di dunia dan Indonesia. "Angka penderita stroke dan jantung koroner makin tinggi setiap tahun, dan penderitanya semakin dini," kata Johan di acara Nestle Acticor, Jakarta, Minggu 28 April 2019.

Johan mengatakan porsi serangan jantung yang terdeteksi pada orang-orang di bawah 35 tahun mencapai angka 20 persen. Beberapa faktor penyebab tingginya penyakit jantung di Indonesia meliputi gaya hidup tidak sehat, misalnya kurang aktivitas fisik serta konsumsi buah dan sayur yang rendah. "Stres dan gampang marah juga membuat usia muda rentan terkena penyakit jantung koroner," kata Johan.

Ada tiga cara yang bisa diterapkan untuk terbebas dari risiko penyakit jantung, yakni rajin berolahraga, tidak merokok dan menyantap makanan-makanan sehat. Rokok adalah salah satu faktor yang mempercepat risiko penyakit jantung terhadap kalangan muda.

Dia juga mengingatkan untuk mengurangi konsumsi makanan cepat saji, sebab kebanyakan menunya tinggi kalori. "Habis makan langsung kenyang, jadi enggak mau makan sayur dan buah."

Nestle Indonesia mengadakan gerakan #LiveHeartFirst yang bertujuan mengajak konsumen muda, terutama yang memasuki kepala tiga, untuk mulai menerapkan gaya hidup sehat dan aktif.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar proses pengujian spesimen bisa lebih dipercepat dengan target hingga 20 ribu per hari. Dengan begitu, pemerintah berencana untuk merekrut relawan besar-besaran...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md memastikan tak akan ada penundaan Pilkada 2020. Pilkada yang telah digeser jadwalnya menjadi 9 Desember 2020, akan tetap...

SUKABUMIUPDATE.com - Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Endang L. Achadi memprediksi kehidupan normal baru di tengah wabah Covid-19 akan berlangsung lama. Menurut dia, itu karena butuh waktu yang...

SUKABUMIUDPATE.com - Liga Inggris secara resmi memberlakukan format lima pergantian pemain untuk sisa pertandingan musim 2019/20 yang akan digelar kembali pada 17 Juni mendatang. Sebagaimana diketahui, Liga Inggris sempat...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya