Menu

15 Apr 2019, 18:20 WIB

RSUD Sekarwangi Sukabumi Belum Miliki Ruang Perawatan Kejiwaan

Salah satu ruangan di RSUD Sekarwangi Cibadak, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Suhendi

SUKABUMIUPDATE.com - RSUD Sekarwangi Cibadak, Kabupaten Sukabumi belum sepenuhnya siap menampung pasien gangguan kejiwaan pasca Pemilu 2019. Meski sudah memiliki dokter spesialis kejiwaan, namun RSUD Sekarwangi belum memiliki ruang khusus perawatan kejiwaan.

BACA JUGA: RSUD Sekarwangi Fasilitasi Hak Suara Pasien pada Pemilu 2019

Humas RSUD Sekarwangi, Ramdansyah menjelaskan, pasien gangguan kejiwaan, terutama pasca Pileg 2019 mendatang, tetap bisa berobat ke dokter spesialis kejiwaan. Namun, belum bisa ditempatkan di ruangan tertentu. Hanya berobat jalan ke Poli Kejiwaan.

"Apabila ada pasien gangguan jiwa, khususnya pasca Pemilu 2019, kami tidak mempersiapkan secara khusus. Tetapi apabila untuk berobat jalan ke poli jiwa kami siap dan diperlakukan seperti pasien jiwa pada umumnya. Tidak ada perlakuan khusus," ungkap Ramdansyah kepada sukabumiupdate.com, Senin (15/4/2019). 

BACA JUGA: Pihak RSUD Sekarwangi Buktikan Tangga Berjalan Sendiri Bukan Mistis

Nantinya, lanjut Ramdansyah, pasien gangguan kejiwaan bakal diberi perawatan sesuai kewenangan dokter spesialis. Apakah pasien cukup berobat jalan, atau perlu dirujuk, nantinya akan mengacu pada hasil pemeriksaan dokter spesialis kejiwaan.

"Perlu diketahui, pasien poli jiwa di RSUD Sekarwangi jumlahnya hampir seratus pasien tiap hari. Jadi intinya kami tidak memberikan perlakuan khusus atau persiapan khusus buat pasien gangguan kejiwaan. Baik itu pasca Pemilu 2019 atau bukan, kami akan selalu siap melayani," tandasnya.

Reporter : SUHENDI/ADV
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

Oleh: Farid Gaban Sekitar separo koperasi dalam daftar The Global 300 berdiri sebelum 1940, sekitar...

Oleh: Farid Gaban Untuk Indonesia, persepsi buruk tentang koperasi mungkin benar sahih. Namun, di tingkat global, koperasi memiliki peran ekonomi-sosial yang sangat penting. Termasuk di negeri-negeri yang kita kenal sebagai...

SUKABUMIUPDATE.com - Intelligence quotient atau IQ sering jadi ukuran kecerdasan seseorang. Semakin tinggi IQ yang dimiliki, semakin cerdas pula orang tersebut. Mengutip Tempo.co, ternyata IQ tinggi bukanlah satu-satunya tanda orang...

Oleh: Farid Gaban  Hari ini (12 Juli) kita memperingati dan merayakan Hari Koperasi ke-73. Tapi, apa sebenarnya yang bisa dirayakan dari koperasi di Indonesia? Dengan sedih harus saya katakan, tidak...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya