4 Tanaman Ini Ampuh Usir Nyamuk Demam Berdarah

Rabu 13 Februari 2019, 23:30 WIB

SUKABUMIUPDATE.com -  Penyakit demam berdarah menjangkiti berbagai daerah di Indonesia. Nyamuk aedes aegypti, penyebab demam berdarah, biasaya muncul setelah musim hujan yang melanda. Untuk mengusirnya, banyak cara pun dilakukan masyarakat. Ini meliputi penerapan 3M alias menutup, menguras, mengubur hingga menggunakan berbagai obat kimia seperti fogging dan lotion insektisida.

Selain cara itu, ada alternatif lain yang dapat Anda lakukan untuk mengusir nyamuk penyebab demam berdarah, yaitu menggunakan tanaman yang tak disukai nyamuk.

Hal itu diungkapkan Profesor Saleha Sungkar, pengajar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dalam seminar "Demam Berdarah yang Tak Kunjung Musnah, Mengapa?" di FKUI, Jakarta, Rabu, 13 Februari 2019. Menurut dia, meski sulit di awal, tanaman sangat efektif dan praktis untuk mengusir nyamuk di masa mendatang. Ditambah lagi, Anda tak perlu bersusah payah merawatnya.

Berikut adalah 4 jenis tanaman yang disarankan untuk mengusir nyamuk demam berdarah.

 

1. Serai wangi

Tak hanya dapat digunakan untuk penyedap makanan dan minuman, serai juga terbukti ampuh untuk mengusir nyamuk. Oleh karena itu, tidak heran jika lilin aromaterapi atau lotion antinyamuk sering menggunakan serai sebagai bahan utamanya. Untuk mengusir nyamuk, serai dapat ditanam di bawah jendela sekitar rumah. Ini dipercaya dapat menghalangi nyamuk untuk masuk ke dalam rumah, khususnya melalui jendela.

2. Jeruk purut

Jeruk purut merupakan salah satu tanaman yang dibenci oleh nyamuk. Dengan menanam jeruk purut di halaman rumah Anda, dipercaya dapat melindungi daerah taman dari bersarangnya nyamuk. Ketika pohon tersebut mulai menghasilkan buah, Anda juga dapat memetik dan mengambil perasan jeruk purut dan diletakkan di dalam kamar.

3. Geranium

Bunga geranium tidak disenangi nyamuk karena kandungan geraniol dan sitronelol yang ada di dalamnya. Tak heran, menanam geranium dapat melindungi keluarga Anda dari gigitan nyamuk jahat. Untuk menanamnya, Anda dapat dengan mudah meletakkannya pada pot dan dan disimpan pada meja tamu di rumah. Selain menghindarkan Anda dari nyamuk, tanaman ini juga dapat dijadikan tanaman hias karena bentuknya yang menawan.

4. Zodia

Tanaman asli dari Papua ini dipercaya paling ampuh dibandingkan dengan tanaman lain dalam mengusir nyamuk. Kandungan di dalam tanaman ini dipercaya dapat menghalau nyamuk lebih dari 70 persen. Selain itu, daun zodia dapat digunakan untuk mengurangi gatal dan bentol akibat gigitan nyamuk demam berdarah. Tanaman ini dapat ditanam di sela-sela bunga dan semak belukar di taman.

Sumber: Tempo

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkini
Motor25 April 2024, 11:00 WIB

8 Dampak yang Terjadi Apabila Motor Jarang Dipanaskan, Yuk Kenali!

Jarang memanaskan motor dapat menimbulkan beberapa dampak negatif.
Jarang memanaskan motor  dapat menimbulkan beberapa dampak negatif. | (Sumber : Freepik.com/@ pressfoto)
Sehat25 April 2024, 09:00 WIB

Mengenal 6 Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan, Bisa untuk Menyembuhkan Luka!

Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan yang jarang orang ketahui.
Ilustrasi - Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan yang jarang orang ketahui.(Sumber : Freepik.com/@Racool_studio)
Keuangan25 April 2024, 08:21 WIB

Daftar Lengkap 537 Pinjol Ilegal Terbaru yang Diblokir Satgas Pasti

Satgas Pasti mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati.
(Foto Ilustrasi) Satgas Pasti memblokir 537 entitas pinjol ilegal di sejumlah situs dan aplikasi. | Foto: Istimewa
Sehat25 April 2024, 08:00 WIB

10 Rekomendasi Asupan Sehat untuk Mengatasi Serangan Asam Urat

Berikut Rekomendasi Asupan Sehat untuk Mengatasi Serangan Asam Urat. Yuk Coba Konsumsi!
Ilustrasi. Minyak Zaitun. Rekomendasi Asupan Sehat untuk Mengatasi Serangan Asam Urat (Sumber : pixabay.com/@SteveBuissinne)
Life25 April 2024, 07:00 WIB

Komunikasi Terbuka, 10 Cara Mendidik Anak Laki-laki yang Susah Diatur

Penting untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan dan kepribadian anak laki-laki yang sulit diatur sambil tetap memegang nilai-nilai dan prinsip yang diyakini.
Ilustrasi pola asuh orang tua. | Komunikasi Terbuka: Cara Mendidik Anak Laki-laki yang Susah DiaturFoto: Freepik/@foto tekan
Food & Travel25 April 2024, 06:00 WIB

Cara Membuat Rebusan Daun Mahkota Dewa untuk Mengatur Gula Darah, Ini 7 Langkahnya!

Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum mengonsumsi rebusan atau ramuan herbal apa pun, termasuk rebusan daun mahkota dewa.
Cara Membuat Rebusan Daun Mahkota Dewa. Foto: Instagram/@kebuhbuahkita
Science25 April 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 25 April 2024, Pagi Cerah Berawan dan Siang Potensi Hujan

Cuaca Sukabumi dan sekitarnya pada 25 April 2024, berpotensi pagi cerah dan hujan siang hari di semua wilayah Jawa Barat.
Ilustrasi - Cuaca Sukabumi dan sekitarnya pada 25 April 2024, berpotensi pagi cerah dan hujan siang hari di semua wilayah Jawa Barat. (Sumber : Freepik)
Sukabumi Memilih25 April 2024, 00:04 WIB

Ditutup 25 April, DPC Demokrat Jaring 7 Bacalon Bupati/Wakil Bupati Sukabumi

Tercatat sebanayk tujuh orang yang menyatakan akan maju menjadi calon bupati / wakil bupati Sukabumi yang akan maju melalui partai demokrat
Bambang Topan Firmasyah bakal calon wakil Bupati di Pilkada 2024 saat mendaftar di Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi24 April 2024, 23:27 WIB

Dinas PU Perbaiki Titik Kerusakan di Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu Sukabumi

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi melakukan perbaikan jalan rusak yang sempat menjadi keluhan warga di ruas Jalan Jendral Ahmad Yani, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu.
Petugas Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi perbaiki jalan Jendral Ahmad Yani di Palabuhanratu | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi24 April 2024, 22:55 WIB

Pelaksanaan PSAJ Tingkat SMP di Kabupaten Sukabumi Diikuti 25.576 Siswa

Pelaksanaan ujian sekolah kini berganti nama menjadi Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ).
Siswa SMPN 1 Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi saat mengikuti Penilauan Sumatif Akhir Jenjang atau PSAJ | Foto : Ibnu Sanubari