Menu

20 Jan 2019, 07:30 WIB

Menakar Risiko Kanker Payudara dari Usia dan Keturunan

Ilustrasi periksa payudara. | Sumber Foto:Shutterstock.

SUKABUMIUPDATE.com - Spesialis Bedah Onkologi dari RSUP Fatmawati Jakarta Selatan, dr. M. Yadi Permana SpB (Onk) mengatakan perempuan yang berusia di atas 40 tahun memiliki potensi lebih besar terkena kanker payudara hingga 1,7 kali.

"Terlebih jika keluarga punya riwayat kanker, peluang terkena penyakit serupa membengkak hingga 3,5 kali lipat," kata Yadi Permana. Kanker disebabkan banyak faktor. Riwayat keluarga adalah satu dari sekian banyak faktor.

Bagi yang belum terkena kanker payudara, Yadi Permana mengatakan, lakukan Sadari dan Sadanis. "Tidak semua benjolan di payudara itu sel kanker," ucap dia. Sejumlah jurnal kesehatan menunjukkan 80 persen benjolan di payudara bukan kanker.

Meski begitu, setiap perempuan diharapkan tetap waspada karena masih ada 20 persen benjolan yang berpotensi atau menjadi indikasi kanker payudara. "Saat menemukan benjolan, konsultasi dengan dokter onkologi terdekat," ucap dia.

"Tidak semua benjolan itu kanker dan tidak semua benjolan harus dioperasi. Kalau ternyata kista sederhana, benjolan itu bisa membesar, mengecil, lalu hilang sendiri tergantung faktor hormon di tubuh," ucap Yadi Permana.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Memperingati Hari Sepeda Sedunia, Gerakan Bike to Work (B2W) Indonesia mengeluarkan protokol kesehatan dalam bersepeda untuk mencegah Covid-19 di era new normal. "Hari sepeda sedunia ini B2W tidak...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto melaporkan penambahan pasien baru Covid-19 hari ini, Rabu, 3 Juni 2020, mencapai 684 orang. "Sehingga total menjadi 28.233 kasus," kata...

SUKABUMIUPDATE.com - Setidaknya 127 wartawan di 31 negara di dunia meninggal setelah terinfeksi virus corona dalam tiga bulan terakhir. Lembaga nirlaba yang bermarkas di Jenewa, Swiss, Press Emblem Campaign...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut insentif bagi tenaga medis di tengah pandemi Covid-19 baru cair Rp 10,45 miliar dari total Rp 5,6 triliun. Dia menjelaskan dana Rp 10,45...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya