Menu

Rabu, 10 Juli 2019, 08:00 WIB

Penampilan Base Jam Dibubarkan di Aceh, Nicki Minaj Disambut di Jeddah

Nicki Minaj. | Sumber Foto:Angela Weiss / AFP.

SUKABUMIUPDATE.com - Penampilan grup musik Base Jam dibubarkan di malam Penutupan Aceh Culinary Festival oleh sejumlah ormas. Peristiwa itu terjadi di Taman Sulhanah Safiatuddin di Banda Aceh, Minggu (7/7/2019) malam.

Bukan tanpa alasan, Base Jam disebut melanggar kesepakatan dengan panitia yang meminta mereka membawakan lagu Aceh dan lagu religi. Base Jam pun diminta berhenti tampil saat melantunkan lagu karya sendiri.

Base Jam menghibur penonton dalam acara festival reuni 90 di istora Senayan, Jakarta, Sabtu (7/11). (Suara.com/Oke Atmaja)

Ketua Tastafi Banda Aceh Tgk Umar Rafsanjani di Banda Aceh menyebut penampilan Base Jam tidak sesuai dengan Syariat Islam.

Kontras dengan yang terjadi di Serambi Mekah tersebut, penyanyi seksi Nicki Minaj justru diundang dalam festival musik bertajuk Jeddah World Fest di Jeddah, Arab Saudi. Padahal, Nicki Minaj terkenal dengan lagu-lagu dan penampilannya yang vulgar.

Dilansir dari Independent, Selasa (9/7/2019), calon penonton perempuan pun memprotes pemerintah yang mengimbau mereka mengenakan busana tertutup atau abaya ketika menyaksikan penampilan Nicki Minaj. Ia merasa imbauan tersebut konyol.

Dalam sebuah video viral di Twitter, seorang perempuan berhijab berkata, "dia (Nicki Minaj) akan tampil, menggoyangkan bokongnya, dan semua lagunya tidak senonoh dan tentang seks dan menggoyangkan bokong."

Nicki Minaj (Timothy A. Clary / AFP)

"Dan kau menyuruhku mengenakan abaya. Apa-apaan ini?" katanya lagi.

Penyelenggara acara Jeddah World Fest mengumumkan bahwa Nicki Minaj akan tampil pada 18 Juli 2019. Untuk menaati aturan di Arab Saudi, acara tersebut bebas dari alkohol dan obat-obatan terlarang. Ditambah, penonton harus berusia lebih dari 16 tahun.

Acara tersebut akan diselenggarakan di King Abdullah Sports di kota Laut Merah dan akan disiarkan di MTV.

Jeddah World Fest juga disebut sebagai acara yang menandakan perubahan dari Arab Saudi yang terkenal dengan polisi moralnya. Seperti diketahui, polisi moral biasanya akan selalu membubarkan acara yang menampilkan musik dengan suara keras.

Sumber: Suara.com

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUDATE.com - Banyak cerita menarik di balik pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sukabumi, Minggu (17/11/2019). Dari mulai pasangan suami istri (Pasutri) yang mencalonkan diri di Pilkades Desa...

SUKABUMIUPDATE.com - Dominasi sang juara dunia Marc Marquez di MotoGP 2019 benar-benar tak terbantahkan. Melakoni MotoGP Valencia yang merupakan seri pamungkas di musim ini, pebalap Repsol Honda itu keluar...

SUKABUMIUPDATE.com - Mitos bahwa Kepala Desa (kades) Bojonggenteng selalu dua periode, pecah sudah. Calon Kades Bojonggenteng, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi nomor urut 3, Yudi Wahyudi, S.T, berhasil menumbangkan kades...

SUKABUMIUPDATE.com - Abdul Fatah Firman Fauzi menggantikan Asep Tajul Muttaqin untuk memimpin DPD PKS Kota Sukabumi. Proses pergantian ini merupakan hasil keputusan internal partai yakni DPW PKS Jawa Barat. Hal...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya