Menu

Sabtu, 04 Mei 2019, 08:35 WIB

Nasida Ria, Dari Rebana ke Musik Modern

Grup kasidah Nasida Ria. | Sumber Foto:Instagram.com/nasidariasemarang

SUKABUMIUPDATE.com - Perjalanan panjang dialami grup musik kasidah Nasida Ria di era 1970-an hingga sekarang. Kelompok musik Islami yang didirikan oleh Muhammad Zain itu awalnya sengaja diciptakan sebagai ajang mencari bakat menyanyi para santri remaja perempuan di asrama dengan musik rebana.

“Grup Nasida Ria yang berbekal rebana sering dibawa ke mana-mana  salah satu organisasi sayap Golkar,” kata vokalis Nasida Ria generasi pertama, Rin Jamian, saat diskusi tentang Nasida Ria yang digelar komunitas Histeria Semarang, Jumat 12 April 2019.

Meski hanya alat musik sederhana, kehadiran Nasida Ria kala itu disambut antusias publik. Salah satunya bantuan organ tunggal usai pentas di Balai Kota Semarang. Namun, harus diakui dalam latihan Nasida Ria selalu kreatif mengembangkan alat musik yang tak hanya rebana.

 

Salah satu alat musik ada awal dirintis pernah menggunakan pianika berbasis tiup. Tapi konsep rebana dan pianika berbasis tiup tak bertahan lama.

Grup musik Islami rebana itu mulai mempopulerkan menjadi irama kasidah dengan konsep musik lebih modern saat memakai organ tunggal bantuan Wali Kota Semarang Imam Suparto. “Karena sering pentas di kantor, saat itu belum ada Kasidah,” katanya.

Tak hanya bantuan dari pejabat partai dan wali kota, keberadaan grup kasidah yang dikelola Muhammad Zain banyak mendapat sumbangan alat musik seperti bas, gitar dan seruling dari perusahaan rokok.

Hingga kini, Nasida Ria tampil dengan konsep band. Di antaranya menggunakan keyboard, drum, hingga biola. Makin lama, pamor Nasida Ria makin meningkat.

Bahkan, grup musik GIGI membawakan ulang Lagu Perdamaian. Lagu ini masuk dalam album repackage 'Raihlah Kemenangan' milik GIGI pada Ramadan 2005. Dengan gaya GIGI, irama kasidah berpadu dengan rock menjadi rockasidah pada lagu Perdamaian. Selain GIGI, duet Anang dan Syahrini membawakan lagu Suasana di Kota Santri milik Nasida Ria pada Ramadan 2010.

Nasida Ria merupakan kelompok musik kasidah yang dibentuk di kawasan Kauman, Semarang, Jawa Tengah, pada 1975. Hingga kini, grup kasidah yang didirikan pasangan suami istri Muhammad Zain dan Hj Mudrikah Zain tersebut sudah melahirkan sekitar 34 album.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Arus lalu lintas di Jalan Raya Siliwangi, Cicurug, Kabupaten Sukabumi, terpantau ramai lancar dari arah Sukabumi menuju Bogor dan arah sebaliknya, Minggu (5/5/2019) siang. Terjadi lonjakan kendaraan...

SUKABUMIUPDATE.com - Beragam persiapan dilakukan masyarakat menjelang Ramadan, seperti kerja bakti membersihkan mushola yang dilaksanakan pemuda Kampung Bangbayang Tengah RT 03/03, Desa Bangbayang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Minggu (5/5/2019). Kerja...

SUKABUMIUPDATE.com - Menjelang bulan suci Ramadan, ribuan warga tumpah ruah mengikuti pawai tarhib Ramadan yang dimulai dari Balai Kota Sukabumi, hingga finish di Lapang Merdeka, Sabtu (4/5/2019). Wali Kota Sukabumi,...

SUKABUMIUPDATE.com - Penyanyi rap Amerika Serikat, Pitbull ikut menyanyikan soundtrack serial terbaru Fast and Furious 8, The Fate of the Furious yang mulai ditayangkan di bioskop Tanah Air hari ini, jumat, 14...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya