Menu

24 Mei 2018, 12:16 WIB

Grup Band Kotak Sempat Akan Bubar lantaran Kejenuhan

Grup band Kotak. | Sumber Foto:bintang.com

SUKABUMIUPDATE.com - Ramadan 2018 menjadi momen spesial bagi grup band Kotak. Grup band ini mulai mempromosikan single terbaru, Masih Ada, yang memiliki makna khusus bagi Tantri (vokal), Chua (bas), dan Cella (gitar).

Selasa, 22 Mei 2018, mereka mengundang puluhan anak jalanan yang tergabung di Sanggar Anak Akar. Tantri cs pun bercengkerama dan berbagi pengalaman Ramadan kepada anak-anak jalanan.

"Anak-anak sangat jujur. Kami ingin menginspirasi, saling berbagi, dan ada hal yang diambil bagi adik-adik sekalian," ucap Chua di kantor Warner Music Indonesia, Gambir, Jakarta Pusat, pada Selasa, 22 Mei 2018.

"Kami kan enggak tahu mereka akan jadi apa saat besar nanti. Kami akan buka puasa bersama untuk saling berbagi," ujar Tantri. Sambil menunggu azan magrib, Kotak menghibur anak jalanan dengan membawakan tiga lagu: Pelan-pelan SajaBeraksi, dan Masih Ada.

Tantri menjelaskan, lagu Masih Ada diciptakan olehnya bersama Kotak. Lagu itu menceritakan tentang penyesalan dan hubungan manusia dengan tuhannya.

"Saya menulis lagu ini. Saya menginterpretasikan kecintaan saya kepada Allah. Dan kebetulan banyak pertanyaan orang, Kotak masih ada enggak sih?" ucap Tantri. Tak hanya itu, Masih Adajuga dianggap penyelamat dari kejenuhan yang berpotensi membubarkan Kotak.

"Sebenarnya kami terjebak pada rutinitas dan akhirnya enggak ada komunikasi sehat. Jadi kami bertiga ngobrol dari hati ke hati, kayaknya hal sepele banget, cuma alasan miscommunication. Jadi, kami ngobrol dan sempat nangis-nangisan dari hati ke hati. Akhirnya, banyak banget yang kebuka dan kami kuatkan lagi grup band Kotak ini," tutur Tantri.

"Nah, itu ada fase, momen di mana Kotak tuh akan bubar. Saat kecelakaan di Sergai yang membuat luka di dekat mata, itu jadi petunjuk, kami disatukan lagi," kata Tantri Kotak.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Tidur dengan rambut basah disebut bisa menyebabkan masalah, misalnya jamur di kepala. Lalu, bagaimana bila terpaksa tidur dengan rambut yang masih basah, misalnya habis keramas setelah bepergian? Jika...

SUKABUMIUPDATE.com - Media sosial tengah ramai dengan isu kalung yang diklaim sebagai antivirus, termasuk virus corona. Sebelumnya, Kementerian Pertanian menyatakan bakal menggandeng PT Eagle Indo Pharma untuk pengembangan dan...

SUKABUMIUPDATE.com - Valtteri Bottas secara sempurna mentransformasikan pole position di GP Austria yang penuh drama menjadi kemenangan pertamanya di F1 musim ini. Mengutip Suara.com, Bottas mendominasi balapan sepanjang 71 lap...

SUKABUMIUPDATE.com - Beberapa negara telah menerapkan new normal atau pembebasan aturan pembatasan sosial, mekipun pandemi virus corona Covid-19 belum usai. Melansir Suara.com, semua orang pun tetap disarankan menjalani protokol kesehatan,...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya