//
Menu

23 Sep 2020, 06:00 WIB

Jangan Panik! Begini Cara Membersihkan Lumpur Sisa Banjir

Ilustrasi lumpur sisa banjir - rumah warga terendam lumpur akibat diterjang banjir bandang di Desa Poi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Minggu (8/12). | Sumber Foto: [ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah]

SUKABUMIUPDATE.com - Selain menghambat aktivitas, bencana banjir juga dapat menyisakan lumpur setelah air surut. Lumpur sisa banjir harus segera dibersihkan agar tidak membekas. Simak cara membersihkan lumpur sisa banjir berikut ini.

Anda harus membersihkan rumah secara total setelah banjir karena air yang masuk tidak bersih. Selain itu, membersihkan rumah setelah banjir juga harus dilakukan dengan segera, mengingat kuman yang dibawa air bah tersebut akan berdampak buruk pada kesehatan.

Apakah rumah Anda juga berpotensi terendam banjir? Jika iya, Anda harus tahu tips membersihkan lumpur sisa banjir dengan efektif. Yuk, langsung saja simak penjelasannya di bawah ini, dilansir dari Suara.com.

Tips Membersihkan Lumpur Sisa Banjir

Berikut ini ada beberapa tips membersihkan lumpur sisa banjir dari dalam rumah yang perlu Anda perhatikan. Anda bisa menggunakan alat dan bahan di bawah ini supaya rumah tidak berjamur dan bersih kembali.

1. Membersihkan lantai

Seperti yang diketahui bahwa lantai merupakan tempat yang paling banyak terdapat lumpur. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengeluarkan lumpur sebanyak mungkin dengan menggunakan kain pel, serokan, sapu, atau dengan ujung sikat. Sikat digunakan untuk menyingkirkan lumpur yang ada pada sela-sela lantai rumah.

Anda bisa menggunakan air bersih, karbol, cairan pembersih lantai, atau bahkan cairan desinfektan supaya lumpur segera bersih dan bau lumpur bisa hilang.

Sementara pembersihan Lumpur sisa banjir untuk lantai kayu harus dikeringkan secara bertahap. Karena pengeringan mendadak dapat menyebabkan retak atau pecah. Anda perlu melepaskan papan lantai kayu untuk mencegahnya menekuk.

2. Membersihkan dinding

Dinding juga bisa menjadi bagian yang paling sulit untuk dibersihkan setelah banjir. Jika dinding hanya dilapisi cat, maka Anda hanya perlu memastikan dinding benar-benar kering agar tidak lembab dan berjamur. Sementara untuk bagian dinding yang rusak bisa dihilangkan dengan cara dikikis. Kemudian ketika keadaan sudah aman, Anda bisa melapisinya kembali dengan cat tembok atau pelapis anti air.

Tapi jika tembok rumah Anda menggunakan wallpaper, sebaiknya Anda mencopot kertas tersebut. Hal ini penting, karena air yang meresap ke dalam kertas akan terhambat dan bisa menjadi jamur. Gunakan AC atau alat penghilang kelembapan, atau Anda juga bisa membuka setidaknya dua jendela untuk ventilasi dengan udara luar.

Gunakan kipas angin untuk mengalirkan udara di rumah, dan jangan lupa kenakan masker pelindung mencegah spora jamur masuk ke saluran pernafasan.

3. Membersihkan perabotan rumah tangga

Jika memungkinkan, sebaiknya Anda menyelamatkan barang yang terendam banjir dalam kurun waktu 48 jam. Hal ini bertujuan untuk menghindari kerusakan dan kontaminasi lanjut akibat air kotor. Setelah banjir surut, segera keringkan perabotan dengan cara menjemurnya di bawah sinar matahari atau membiarkannya terpapar udara. Sementara itu, bawa furniture, karpet, tempat tidur, dan pakaian ke luar untuk dikeringkan sesegera mungkin.

Beberapa hari setelah dinding, lantai, dan perabotan rumah tangga kering, Anda perlu periksa kemungkinan kerusakan atau pengeroposan. Anda juga bisa menghubungi jasa profesional untuk memperbaikinya jika diperlukan.

Sumber: Suara.com

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi kembali mencatat penambahan kasus konfirmasi positif per hari ini, Rabu (2/12/2020). Satgas mencatat ada 11 kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Berasal...

SUKABUMIUPDATE.com - Muswira Kalla, anak mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, melaporkan Ferdinand Hutahaean dan Rudi S. Kamri ke Badan Reserse Kriminal Polri pada hari ini, Rabu, 2 Desember 2020.Muswira...

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur menargetkan pendistribusian logistik Pilkada Kabupaten Cianjur selesai dalam waktu empat hari. Pendistribusiannya akan dimulai Kamis (3/12/2020) dengan prioritas wilayah selatan mengingat...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kota Sukabumi telah melakukan pencairan dana insentif bagi tenaga kesehatan alias nakes yang menangani Covid-19. Hal itu dikatakan Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya