Menu

20 Sep 2020, 03:00 WIB

5 Mitos Seputar Makanan yang Sering Dikaitkan dengan Covid-19

Ilustrasi es krim. | Sumber Foto:TEMPO/Lazyra Amadea

SUKABUMIUPDATE.com -  Perkembangan Covid-19 tak lepas dari berbagai mitos, salah satunya berkaitan dengan makanan. Tidak jarang jenis makanan tertentu dianggap bisa membawa virus. Namun, di sisi lain ada pula beberapa jenis lain yang dinilai mampu melawan Covid-19.

Meluruskan berbagai mitos di masyarakat, situs Boldsky pun menjelaskan lima pernyataan yang paling salah kaprah terkait makanan dan Covid-19.

Mitos 1: Menghindari konsumsi es krim dapat melindungi dari risiko Covid-19

Sebuah studi di Cina mengklaim virus corona bisa bertahan selama delapan hari pada suhu 4 derajat Celcius dalam makanan beku. Hal inilah yang membuat masyarakat takut mengonsumsi makanan berbahan dasar es. Publik kemudian berasumsi menghindari es akan menghindarkan juga dari risiko Covid-19.

Namun, WHO dan CDC mengatakan hal tersebut tidak benar lantaran bukti ilmiah masih sangat minim dan perlu digali kembali. Daripada memusingkan sesuatu yang tak jelas, WHO dan CDC menggarisbawahi protokol yang sudah pasti, yakni menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak untuk mencegah Covid-19.

Mitos 2: Anda bisa tertular Covid-19 dari konsumsi makanan Cina

Tak jarang masyarakat juga takut mengonsumsi makanan Cina. Bukan saja makanan khas Cina namun juga berbagai produk yang dikirimkan langsung dari negeri itu. Padahal, faktanya sangat tidak mungkin makanan tersebut membawa virus kecuali itu terpapar atau disajikan oleh orang yang positif Covid-19. Sebaliknya, selama dimasak dengan aman, tidak akan ada virus yang bisa dibawa.

Mitos 3: Konsumsi bawang putih bisa menyembuhkan seseorang dari virus corona

Ini adalah pernyataan yang sudah melebar sejak awal merebaknya Covid-19. Namun, masih saja orang percaya bawang putih bisa menyembuhkan virus corona. Padahal, konsumsi bawang putih secara teratur hanya dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh, mungkin membantu melindungi tubuh dari paparan virus lantaran imun yang kuat namun bukan berarti bisa menyembuhkan Covid-19.

Mitos 4: Minum banyak air hangat dapat mematikan Covid-19

Masyarakat tentu sudah tidak asing lagi dengan klaim minum air hangat bisa mematikan virus pada kerongkongan hingga paru-paru. Memang, minum banyak air sepanjang hari umumnya baik untuk kesehatan secara keseluruhan. Terlebih air hangat lantaran suhunya sesuai dengan tubuh kita. Namun, itu tidak cukup untuk mencegah timbulnya infeksi virus corona.

Mitos 5: Makanan pedas bisa mencegah virus corona

Meskipun mengonsumsi cabai bermanfaat bagi kesehatan karena mengandung capsaicin yang bertindak sebagai antioksidan untuk melindungi sel-sel dan membantu meredakan peradangan, tidak ada satu pun penelitian yang mengungkapkan makanan pedas dapat mencegah Covid-19. Ingat, hanya penelitian jelas yang bisa dipercaya.

Sumber: Tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Tersiarnya kabar soal salah satu pegawai Sekretariat Daerah (Setda) Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi terpapar virus corona atau Covid-19, ditanggapi Satgas Covid-19 Kabupaten Sukabumi. Koordinator Unit Teknis Medis Satgas Covid-19 Kabupaten...

SUKABUMIUPDATE.com - Uni Emirat Arab atau UEA menetapkan nama Presiden Joko Widodo sebagai nama jalan di Abu Dhabi pada 19 Oktober 2020. Peresmian Jalan Presiden Joko Widodo alias President...

SUKABUMIUPDATE.com - Kampanye tatap muka masih menjadi pilihan dan banyak dilakukan oleh para pasangan calon kepala daerah yang mengikuti kontestasi pada Pilkada Serentak 2020.  Hal itu diungkapkan Komisioner Badan Pengawas...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 10.587 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal aksi demonstrasi sau tahun pemerintahan Jokowi Maruf, buruh dan mahasiswa dengan mengusung isu tetap menolak Undang-Undang Omnibus Law - Cipta...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya