Menu

08 Jul 2020, 05:00 WIB

Benarkah Makan Cokelat Bisa Bikin Gemuk? Cek Dulu Fakta Ini

ilustrasi cokelat. | Sumber Foto: (pixabay.com)

SUKABUMIUPDATE.com - Banyak orang yang memperlakukan cokelat seperti sesuatu yang menakutkan. Ada yang bilang cokelat bikin gemuk, bikin gigi rusak, atau hanya menambah kalori kosong. Apa benar? 

Dikutip dari Tempo.co, cokelat memang bisa membuat Anda gemuk karena mengandung kalori, sama halnya dengan makanan lain. Itu sebabnya Anda perlu mengontrol jumlahnya serta memilih jenis cokelat yang tepat.

Namun, sepotong cokelat bisa jadi makanan sehat jika dikonsumsi secukupnya. Meskipun mengandung banyak kalori, sepotong cokelat juga memiliki banyak manfaat kesehatan.  

Salah satu manfaatnya adalah membantu mengurangi kenaikan berat badan yang disebabkan oleh stres. Penelitian membuktikan bahwa konsumsi cokelat hitam dapat membantu mengurangi indeks massa tubuh secara keseluruhan. Ini karena cokelat hitam mengandung lebih sedikit gula dibandingkan dengan jenis cokelat lainnya.

Menurut ahli ilmu saraf Will Clower, yang menulis buku Eat Chocolate, Lose Weight, makan sepotong kecil cokelat 20 menit sebelum makan, memicu hormon di otak yang membuat merasa kenyang sehingga bisa mengurangi jumlah makanan yang Anda konsumsi.

Studi yang dikutip jurnal Frontiers in Pharmacology lebih lanjut mencatat bahwa selama pencernaan, cokelat berperilaku seperti prebiotik, sejenis serat yang mendorong pertumbuhan bakteri menguntungkan di usus. Semakin banyak mikroba baik dalam sistem Anda, semakin baik tubuh Anda mampu menyerap nutrisi serta mendukung metabolisme yang sehat, menurut  Harvard T.H. Chan School of Public Health.

Namun, itu tak berlaku untuk semua cokelat. Beberapa jenis cokelat mengandung gula tinggi sehingga memicu kenaikan berat badan. Jadi, pilihlah cokelat hitam dengan 70 persen kakao. Cokelat hitam membantu meningkatkan metabolisme, mencegah lonjakan insulin, dan membuat Anda merasa kenyang.

Sumber: Tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Rohaeni (33), salah seorang Ibu rumah tangga menjadi relawan uji klinis vaksin Covid-19 di Bandung. Niatnya cukup sederhana, ingin virus corona cepat selesai, dan bisa membantu pemerintah. Hal...

SUKABUMIUPDATE.com - Berdasarkan informasi, kecelakaan yang terjadi di salah satu jalur tengkorak di Cianjur itu berawal saat kendaraan Hino tronton boks bernomor polisi B 9947 TXT yang dikemudikan Rusdi...

SUKABUMIUPDATE.com - Seiring dengan kebutuhan masyarakat akan produk kesehatan berkualitas, PrimaMedix hadir sebagai perusahaan yang fokus pada industri kesehatan dengan memproduksi produk masker medis dan N95 berkualitas.  Dari rilis yang...

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Badan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi, mendukung pertanian di Kabupaten Sukabumi. Sehingga diharapkan kedepan dapat lebih meningkat dan berdaya saing dengan daerah lainnya.  Hal itu...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya