Menu

06 Jul 2020, 02:00 WIB

Ramai Kalung Antivirus Corona, Cek Harganya di Pasaran

Kalung antivirus Corona. | Sumber Foto: shopee

SUKABUMIUPDATE.com - Media sosial tengah ramai dengan isu kalung yang diklaim sebagai antivirus, termasuk virus corona. Sebelumnya, Kementerian Pertanian menyatakan bakal menggandeng PT Eagle Indo Pharma untuk pengembangan dan produksi kalung berbahan ekaliptus yang disebut bisa menangkal virus penyebab Covid-19.

Dikutip dari Tempo.co, sebelum rencana pengembangan dari Kementan ini, sebelumnya juga sudah beredar di masyarakat penjualan kalung antivirus shout out. Kalung antivirus itu bahkan dijual bebas di toko daring. Penjualan kalung ini, sudah ada sejak Maret 2020 atau ketika kasus covid-19 pertama kali muncul.

Kalung dengan bentuk seperti kartu identitas itu dijual dengan harga beragam, dari Rp 85.000 hingga Rp 200.000. Kalung ini diklaim berasal dari Jepang dan mampu menangkal virus dengan daya tahan selama 30 hari. Cara kerjanya dengan melepaskan konsentrasi rendah klorin dioksida untuk menghilangkan kuman dan virus di udara sekitarnya dengan jarak 1-2 meter

Ketika awal muncul, bahkan harganya bisa di atas Rp 250.000 dan banyak yang menawarkan sistem pre-order. Tapi, kini harganya mulai turun karena kemungkinan peminatnya mulai berkurang, seperti halnya harga masker yang sempat melambung beberapa waktu lalu.

Sementara itu, kalung antivirus berbahan ekaliptus atau minyak kayu putih juga ternyata sudah beredar di pasaran. Harganya pun sangat murah, yakni Rp 35.000.

Di salah satu e-commerce, penjual kalung menyebutkan jika kalung itu mengandung minyak kayu putih dan minyak peppermint. Sedangkan untuk kalung antivirus buatan Kementan belum diketahui akan banderolnya.

Sumber: Tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG sudah mendapatkan sebagian hasil analisa atas gempa yang mengguncang Cianjur dan Bogor, dan terasa hingga Jakarta, pada Minggu malam, 9 Agustus...

SUKABUMIUPDATE.com - Kota Christchurch di Selandia Baru memiliki penyihir resmi yang ditunjuk dewan kota dan menggajinya ratusan juta rupiah selama puluhan tahun. Dilansir dari Tempo.co, penyihir itu bernama Ian...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut ada tiga pilihan skenario menyelesaikan pandemi Covid-19. Pertama ialah vaksin Covid-19 ditemukan. Dilansir dari Tempo.co, opsi pertama ini sedang diupayakan seluruh...

SUKABUMIUPDATE.com - Wafatnya Wakil Ketua Umum DPP PPP Reni Marlinawati pada Jumat (7/8/2020), menyisakan duka yang mendalam bagi berbagai pihak, termasuk gerakan perjuangan Palestina HAMAS. Dalam secarik surat yang dikirimkan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya