Menu

31 Mar 2020, 08:00 WIB

Anak Sering Ribut saat Social Distancing? Ini Tips Mengatasinya

Ilustrasi anak bertengkar. | Sumber Foto:Shutterstock

SUKABUMIUPDATE.com - Di tengah pandemi corona, semua anggota keluarga terpaksa berada rumah sepanjang hari selama beberapa minggu untuk social distancing. Dilansir dari tempo.co, ini tak hanya membuat orang tua tertekan anak-anak juga. Akhirnya, mereka bisa bertengkar satu sama lain.

Saudara kandung cenderung berkelahi di hari-hari normal. Tapi di tengah ketegangan pandemi dan perjuangan berbagi ruang dengan saudara untuk waktu yang lama, mereka mungkin akan lebih sering bertengkar.

Orang tua mana yang tak gelisah melihat anak-anaknya ribut? Tak jarang orang tua akhirnya bereaksi keras. Alih-alih mendinginkan situasi, ini justru menambah ketegangan dalam rumah tangga.

Berikut adalah beberapa cara yang dapat membantu Anda mengelola anak-anak Anda jika mereka berkelahi atau jengkel selama di rumah, seperti dilansir Times of India.

1. Jaga emosional

Memang benar bahwa anak-anak cenderung mencerminkan perilaku orang tua mereka. Karena itu, berkali-kali jika orang tua berkelahi, anak-anak juga mungkin mengikuti. Ketegangan dalam rumah tangga mungkin datang dari orang tua, tapi tak banyak yang menyadarinya.

Itulah sebabnya penting untuk tetap mengontrol perasaan Anda. Jadi selama melakukan social distancing di rumah saja, Anda tidak hanya perlu menjaga fisik tetap fit, tetapi juga sehat secara emosional. Agar anak-anak Anda tidak mengalami perasaan negatif apa pun, pastikan Anda sendiri tidak cemas.

2. Periksa emosi anak Anda

Jawaban yang paling mendekati ketika anak Anda kesal dan marah adalah bahwa mereka stres. Anak-anak tidak memiliki sumber daya batin yang sama untuk menangani stres seperti halnya orang dewasa. Penting bagi Anda untuk memulai percakapan dengan mereka karena mereka mungkin enggan melakukannya. 

Anak-anak mungkin takut Anda bereaksi terlalu keras pada mereka jika mengungkapkan perasaan. Jadi, bantulah anak-anak Anda agar dapat berbicara terbuka. Jujurlah tentang keseriusan pandemi ini tetapi juga berikan mereka harapan dan ketenangan.

3. Mendamaikan anak

Sekalipun anak-anak Anda bertengkar setiap saat, penting bagi mereka untuk berbaikan dan tidak meninggalkan ketegangan. Inilah tugas Anda, sebagai orang tua, membantu mereka berdamai.

Luangkan waktu, bahkan jika Anda bekerja dari rumah, untuk membantu anak-anak-anak Anda ketika mereka membutuhkan. Terkadang, perhatian orang tua membantu mereka mengatasi stres. Anda dapat mengambil waktu ini untuk memahami mengapa anak-anak Anda berkelahi dan menemukan solusi.

4. Gunakan pernyataan “saya”

Pastikan anak-anak Anda berdamai dengan benar jika mereka bertengkar. Buat mereka menggunakan pernyataan seperti "Saya tidak suka kamu mengambil ini dari lemari saya" daripada pernyataan "Kamu mengambil ini dari lemari saya”.  Ini akan mengajarkan mereka cara yang lebih sehat untuk menyelesaikan konflik.

5. Tetap fokus dan sabar

Di saat-saat seperti ini, penting bagi semua orang untuk memiliki kesabaran. Pastikan anak-anak Anda tidak mempermasalahkan sesuatu yang terjadi beberapa hari atau minggu yang lalu. Ini bisa menciptakan perasaan negatif yang tidak perlu yang merugikan kesehatan mereka, terutama di masa-masa sulit seperti pandemi corona ini.

Sumber: Tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Di awal pandemi COVID-19, anak-anak disebut sebagai kelompok usia yang relatif tidak rentan terinfeksi virus corona. Melansir dari tempo.co, namun, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengemukakan fakta...

SUKABUMIUPDATE.com - Dilansir dari suara.com, pandemi virus corona memang tidak hanya membuat orang terinfeksi Covid-19. Tapi juga membuat pasien penyakit lainnya mestir menunda pengobatannya. Selama lebih dari dua bulan sudah...

SUKABUMIUPDATE.com - Selama lebih dari dua bulan di rumah saja, setiap orang tentu mengalami perubahan dari segi kegiatan. Dilansir dari tempo.co, beberapa di antaranya mungkin melakukan dengan berlebihan, namun...

SUKABUMIUPDATE.com - Kabupaten Cianjur tercatat dalam daftar 15 kota/kabupaten di Jawa Barat yang termasuk level 2 atau zona biru pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya