Menu

31 Mar 2020, 06:00 WIB

Peneliti Sebut Terlalu Banyak Asupan Garam Buruk buat Sistem Imun

Ilustrasi menaburkan garam. | Sumber Foto:shutterstock.com

SUKABUMIUPDATE.com - Asupan garam dalam makanan yang terlalu banyak bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh sehingga menyulitkan melawan infeksi penyakit, terutama akibat bakteri. Dilansir dari tempo.co, begitu menurut sebuah studi dalam jurnal Science Translational Medicine.

Untuk penelitian ini, para peneliti dari Rumah Sakit Universitas Bonn menjadikan tikus dan manusia sebagai subjek. Peneliti memberi makanan tinggi garam kepada tikus dan mendapati mereka menderita infeksi bakteri yang parah.

Mereka juga memberi enam gram garam setiap hari, setara dengan garam dalam dua porsi makanan cepat saji. Hasilnya, para partisipan mengalami defisiensi imun.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), orang-orang tidak boleh mengonsumsi lebih dari 0,17 ons garam per hari atau kira-kira sekitar satu sendok teh. Penulis utama studi, seperti dilansir Indian Express, Dr. Katarzyna Jobin dari Universitas Würzburg mengatakan tubuh menjaga konsentrasi garam dalam darah dan berbagai organ konstan.

Garam yang dikonsumsi bersama makanan disaring oleh ginjal dan diekskresikan melalui urin. Di dalam ginjal ada sensor yang membantu ekskresi garam. Sensor ini menyebabkan glukokortikoid menumpuk di dalam tubuh, lalu membatasi fungsi jenis

sel imun umum dalam tubuh.

Christian Kurts dari Universitas Bonn menuturkan studi baru ini membuktikan konsumsi garam yang berlebihan melemahkan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh.

Sumber: Tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Dilansir dari suara.com, pandemi virus corona memang tidak hanya membuat orang terinfeksi Covid-19. Tapi juga membuat pasien penyakit lainnya mestir menunda pengobatannya. Selama lebih dari dua bulan sudah...

SUKABUMIUPDATE.com - Selama lebih dari dua bulan di rumah saja, setiap orang tentu mengalami perubahan dari segi kegiatan. Dilansir dari tempo.co, beberapa di antaranya mungkin melakukan dengan berlebihan, namun...

SUKABUMIUPDATE.com - Kabupaten Cianjur tercatat dalam daftar 15 kota/kabupaten di Jawa Barat yang termasuk level 2 atau zona biru pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar...

SUKABUMIUPDATE.com - Masjid Al-Aqsa akan dibuka kembali pada Minggu (31/5) mendatang setelah ditutup selama dua bulan untuk menekan sebaran virus corona. "Semua pintu (kompleks) Masjid Al Aqsa akan dibuka saat...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya