Menu

23 Nov 2019, 09:41 WIB

Sabang Merauke, Cara Ayu Kartika Dewi Rawat Toleransi Indonesia

Ayu Kartika Dewi. | Sumber Foto:(Instagram @ayukartikadewi/whiteboardjournal)

SUKABUMIUPDATE.com - Program Sabang Merauke (Seribu Anak Bangsa Merantau untuk Kembali) mencoba untuk menanamkan nilai tambah, pendidikan, dan kenegaraan. Program yang digagas oleh Ayu Kartika Dewi, Aichiro Suryo, dan Dyah Widiastuti pada 2012 ini mempertemukan banyak anak-anak dari berbagai latar belakang.

Dilansir dari sabangmerauke.id, program ini merupakan program pertukaran pelajar antardaerah di Indonesia yang bertujuan untuk menanamkan semangat pembaruan, membuka cakrawala anak-anak Indonesia dan menanamkan nilai toleransi pada ke-bineka-an.

Ayu kerap membagikan aktivitas Sabang Merauke di akun Instagram pribadinya. Ini adalah tahun ketujuh program ini dibuat. Lewat program ini, Ayu mengajak anak-anak SMP tinggal di rumah keluarga yang beda agama dan etnis.

"Karena toleransi tidak bisa diajarkan, tapi harus dialami dan dirasakan. Karena kalau bukan kita yang merawat Indonesia, siapa lagi. Karena tidak ada upaya yang terlalu kecil, dan tidak ada investasi yang sia-sia. We do what we can do," tulis Ayu di akun Instagramnya, MAret 2019 lalu. 

Sabang Merauke yang digagas sebagai gerakan yang positif untuk merawat toleransi, pendidikan dan keindonesiaan. Sebab, Indonesia kaya akan kebudayan, juga keberagaman etnis dan agama.

Banyak nilai-nilai yang tertanam dari interaksi bertemunya anak-anak dari berbagai daerah utamanya merawat toleransi antar satu sama lain, nilai tambah, pendidikan, dan keindonesiaan yang ditanamkan bisa lebih kuat diresapi.

Kini, Ayu Kartika Dewi bersama semangatnya menjaga toleransi dan keberagaman dipercaya Presiden Joko Widodo menjadi salah satu staf khusus yang akan mewakili generasi milenial dengan gagasan-gagasan mereka.

"Sebagai staf khusus presiden, mereka akan jadi teman diskusi saya setiap bulan, setiap minggu, atau setiap hari. Bersama mereka, saya bisa mencari cara yang out of the box, yang melompat dan mengejar," tulis Jokowi di akun Instagramnya.

Sumber: Tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Dua ormas yang sebelumnya bentrok akhirnya sepakat berdamai. Ormas BPPKB dan Sapu Jagat mendeklarasikan perdamaian di Mapolres Sukabumi Kota, Senin (27/1/2020).  Dengan adanya deklarasi perdamaian tersebut, polisi meminta tak...

SUKABUMIUPDATE.com - Di awal tahun 2020, penghargaan kembali diraih Pemerintah Kota Sukabumi. Kali ini Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly memberikan penghargaan kepada Wali Kota Sukabumi Achmad...

SUKABUMIUPDATE.com - Kobe Bryant tewas dalam peristiwa kecelakaan helikopter di California AS, Minggu (26/1/2020) waktu setempat. Helikopter yang membawa mantan bintang LA Lakers itu terbakar saat mengudara di langit...

SUKABUMIUPDATE.com - Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap Angga Kusuma Wijaya, yang hilang saat berwisata di objek wisata pantai di daerah Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Ketua Forum Komunikasi SAR...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya