Menu

06 Okt 2019, 05:00 WIB

Sebelum Menikah, Tanyakan Hal Ini pada Hati Kecilmu?

Ilustrasi menikah. | Sumber Foto:Unsplash/Chi?n Ph?m

SUKABUMIUPDATE.com - Menempuh hidup baru bersama lawan jenis, mengikat janji suci untuk sehidup semati hingga tua kelak, jadi impian banyak orang dengan pujaan hatinya.

Tapi, percaya atau tidak banyak orang kini akhirnya menikah karena terpaksa tuntutan dari pihak luar, dan bukan karena keinginannya sendiri, hal ini diakui Psikolog Klinis Personal Growth Veronica Adesla.

"Kalau kita menikah dengan situasi terpaksa, misalnya terpaksa karena tuntutan orang tua atau karena udah lama pacaran, masa nggak nikah-nikah, bingung mau dibawa kemana hubungan, itu juga berarti belum tentu siap (menikah), jadi tanyakan hal tersebut pada hati kecil," ujar Veronica di Kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Sabtu (5/10/2019).

Tuntutan lainnya karena berdasarkan umur yang digaung-gaungkan orang sekitar mengatakan usia sudah terlampau tua dan tidak juga menikah. Tapi catatannya bukan berdasarkan kesiapannya secara pribadi.

"Tapi karena ada tuntutan dari sekitar, yaudah deh nikah aja. Itu perlu digarisbawahi besar apakah kamu sebenarnya siap atau nggak, kalau belum siap, jangan. Karena buntutnya itu panjang," tuturnya.

Buntutnya, emosi belum matang menghadapi masalah dan tidak siap hidup sehari-hari dengan orang yang sama. Apalagi jika belum siap sudah ditambah kehadiran anak, hingga tanpa disadari anak jadi korban.

"Kemudian risikonya adalah si anak ini akan tumbuh dalam keluarga yang sehat atau tidak, kalau dalam pernikahannya nggak siap, biasanya ujung-ujungnya anaknya jadi kena dampak," tutupnya.

Sumber: Suara.com

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Bioskop di seluruh Indonesia mulai buka 29 Juli 2020 mendatang pasca tutup selama wabah corona. Hal itu dipastikan Ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Djonny Syafruddin. Dilansir...

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Presiden Maruf Amin melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kota Sukabumi pada Rabu (8/7/2020). Kunker dilakukan itu untuk meninjau kesiapan sekolah di masa transisi menuju AKB (Adaptasi...

SUKABUMIUPDATE.com - Puskemas Nagrak masih merawat dua orang warga Kampung Selaawi, Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi yang merupakan korban keracunan massal hingga Rabu (8/7/2020).  Kepala Puskesmas Nagrak, Yuyun Wahyuni...

SUKABUMIUPDATE.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) secara resmi telah menetapkan batas tarif tertinggi biaya rapid test antibodi yang dilakukan di fasilitas layanan kesehatan. Dilansir suara.com, Direktur Jenderal Pelayanan masyarakat Kemenkes Bambang...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya