Menu

19 Sep 2019, 05:00 WIB

Wanita Tidak Terlalu Stres jika Suami Meninggal Duluan, Ini Kata Studi

Ilustrasi pasangan suami istri yang memiliki quality time. | Sumber Foto:Shuttestock.

SUKABUMIUPDATE.com -  Banyak orang menganggap pernikahan sebagai sebuah tujuan hidup yang membawa kebahagiaan. Namun, sebuah studi baru menunjukkan bahwa para istri merasa beban stres berkurang setelah sang suami meninggal.

Dilansir dari Telegraph, studi baru oleh Universitas Padova menunjukkan bahwa wanita menderita lebih sedikit stres daripada saat suaminya masih hidup.

Temuan ini cukup kontras dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan pernikahan memiliki efek perlindungan terhadap kesehatan, menurunkan risiko serangan jantung, depresi, dan meningkatkan kemungkinan bertahan dari kanker.

Kepala Peneliti, Dr Caterina Trevisan, mengatakan kehadiran seorang istri dapat membawa manfaat bagi laki-laki dalam hal pengelolaan rumah tangga dan kesehatan.

Sebaliknya, wanita adalah pihak yang lebih mungkin untuk merasa stres dan menemukan peran mereka menjadi terbatas serta frustasi.

"Karena wanita umumnya memiliki umur yang lebih panjang daripada pria, wanita yang menikah mungkin juga menderita akibat beban pengasuhan, karena mereka sering mengabdikan diri untuk merawat suami mereka di kemudian hari," ujarnya.

Penelitian terkait menyebutkan para janda bisa mengatasi tekanan yang berasal dari kehilangan pasangan secara lebih baik daripada duda.

Hal tersebut kemungkinan karena mereka mampu mengatasi stres dan akhirnya bisa mengekspresikan emosi mereka.

Meski demikian, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mendapatkan hasil studi yang lebih mendalam.

Sumber: Suara.com

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi merilis update data terkini dampak banjir bandang wilayah utara, (Cicurug, Parungkuda dan Cidahu), pada Selasa pagi (22/9/2020). Terdata 311 bangunan mayoritas rumah tinggal terdampak,...

SUKABUMIUPDATE.com - Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (AM TJM) Kabupaten Sukabumi memperkirakan maksimal butuh dua hari untuk membuat normal kembali layanan air untuk sejumlah titik di Cidahu. Sebelumnya layanan...

SUKABUMIUPDATE.com - Tim Gabungan TNI, Polri, BPBD, beserta relawan dan seluruh elemen bersama warga tengah bahu-membahu melakukan penanganan pascabencana banjir bandang di Kampung Cibuntu Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten...

SUKABUMIUPDATE.com - Bupati Sukabumi, Marwan Hamami meninjau lokasi banjir bandang di Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Selasa (22/9/2020). Dari peninjauan itu, Marwan menduga batang kayu yang tergerus...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya