Menu

Jumat, 19 Juli 2019, 05:30 WIB

Psikolog: Sikap Pelaku Bullying Terbentuk di Rumah

Ilustrasi bullying. | Sumber Foto:shutterstock.com.

SUKABUMIUPDATE.com  - Kurang rasa empati adalah salah satu ciri anak yang berisiko menjadi pelaku perundungan atau bullying. Begitu pendapat psikolog RS Pondok Indah - Bintaro Jaya, Jane Cindy Linardi, M.Psi, CGA.

"Dia tidak bisa mengerti perasaan orang lain, kurang bisa berempati," ujarnya.

Untuk menumbuhkan rasa empati anak, orang tua bisa mengajarkan misalnya perilaku antre saat berada toilet umum atau berempati pada asisten rumah tangga yang sedang sakit sehingga tak mampu mengerjakan tugasnya seperti biasa.

"Ajari anak menahan buang air dan harus antre. Lalu, di rumah bisa juga diajari berempati pada ART. Kasih penjelasan ke anak kalau tugasnya bisa kita siapkan dulu karena ART sakit," kata Jane.

Selain kurang berempati, regulasi emosi yang kurang, selalu ingin berkuasa, ingin mendominasi, dan perilaku agresif juga menjadi ciri pelaku perundungan. Mereka juga terbiasa atau terpapar kekerasan, misalnya dari orang tua yang memukul, menampar, meninju, atau kekerasan verbal, seperti komunikasi kasar, penuh makian kepada anak.

"Bisa juga karena situasi rumah penuh agresi, konflik dan permusuhan antara ayah-ibu maupun orang tua-anak, KDRT yang terjadi dalam keluarga," katanya.

Agar karakter negatif ini tak muncul, Jane menyarankan orang tua menerapkan pola asuh yang tidak melibatkan kekerasan namun tetap tegas mengekspresikan kasih sayang dan penerimaan pada anak. Selain itu, jalin komunikasi terbuka, luangkan waktu rutin untuk sesi berbagi cerita, misalnya seminggu sekali.

"Sesi sharing setiap minggu. Semua anggota keluarga bercerita pengalaman seminggu terakhir agar anak merasa komunikasi di keluarga terbuka. Topiknya bisa berganti-ganti," kata Jane.

Sumber: Tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad SAW, Pondok Pesantren (Ponpes) mahasiswa Roudlatul Irfan Universitas Nusa Putra (NPU) Sukabumi, seleranggarakan tablig akbar di areal masjid AL-Ishlah pada Sabtu...

SUKABUMIUPDATE.com - Seekor bebek yang dinamai Dave terpaksa harus dihilangkan penisnya lewat operasi karena terlalu sering kawin. Penis bebek itu dalam kondisi infeksi sehingga harus diangkat. Dikutip dari mirror.co.uk, Josh...

SUKABUMIUPDATE.com - Aksi protes Pilkades Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi berlanjut. Senin (9/12/2019) calon kepala desa yang kalah beserta warga simpatisan kembali mendatangi Kantor Desa Purwasedar. Ini adalah kali...

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono mengajak semua lapisan mensosialisasikan momentum kepahlawanan kepada masyarakat, khususnya generasi muda. BACA JUGA: Ngobrol Perjuangan Petani Kopi Sukabumi, di Kedai Palagan Bojongkokosan Hal itu sampaikan...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya