Menu

Senin, 15 Juli 2019, 05:30 WIB

Sudah Diet tapi Masih Gemuk, Mungkin Ini Biang Keladinya

Ilustrasi diet keto. | Sumber Foto:pixabay.com.

SUKABUMIUPDATE.com - Sudah diet dan olahraga, tapi berat badan tak kunjung turun. Anda pun dibuat bingung. Terapis nutrisi Jackie Lynch menyatakan ada empat kesalahan yang biasa dibuat oleh mereka yang mengaku sedang diet.

Kepada Daily Mail, Lynch menjelaskan empat kesalahan itu dan apa yang sebaiknya dilakukan untuk memperbaikinya agar rencana menurunkan berat badan tidak berantakan.

#Tidak Makan

Makan adalah kebutuhan biologis dan melewatkannya justru akan membingungkan metabolisme sehingga membuat berat badan justru naik dalam jangka waktu yang panjang. Kebiasaan makan dikontrol oleh hormon seperti leptin, yang akan memberi tahu otak kapan kita harus berhenti atau terus makan, dan grehlin, yang mengontrol rasa lapar. Dalam jangka waktu pendek, tidak makan akan menurunkan produksi leptin dan otak menangkapnya sebagai sinyal kelaparan sehingga meresponnya dengan menaikkan nafsu makan. Solusinya, menurut penelitian, sarapan dengan kadar protein tinggi adalah kunci untuk menjaga kadar grehlin.

#Porsi Terlalu Besar

Salah paham soal porsi makan adalah salah satu kesalahan paling umum ketika berusaha menjaga berat badan. Contohnya, porsi makan sereal adalah 30-50 gram, tapi kebanyakan orang mengonsumsi jauh lebih banyak. Ketika diet, jangan hanya memikirkan jenis-jenis makanan yang cocok saja tapi perhatikan pula porsinya. Untuk mengatasinya, cobalah untuk mencari ukuran porsi yang benar atas setiap makanan yang ingin disantap.

#Gula Tersembunyi

Kebanyakan orang yang diet selalu mengontrol makanan manis dan menghindari gula. Padahal, kandungan gula di setiap makanan tak jarang tersamar atau tersembunyi. Madu, buah kering, dan jus buah adalah makanan yang dicap sehat tapi tetap mengandung gula. Untuk menghindarinya, cobalah mengonsumsi buah secara segar, bukan dalam bentuk jus atau olahan lain. Buah memang mengandung fruktosa atau gula buah yang tinggi, tapi kandungan seratnya juga tinggi sehingga bisa mengimbangi asupan gula.

#Menghindari Lemak

Ini juga kesalahan yang dibuat banyak orang, yang berusaha menghindari makanan berlemak atau memilih produk-produk makanan yang rendah lemak dalam usaha menurunkan berat badan. Padahal, tubuh juga membutuhkan lemak untuk menyeimbangkan hormon, mendukung fungsi otak dan jantung, meningkatkan penyerapan beberapa jenis vitamin, dan memproduksi hormon seks. Tak semua produk makanan rendah lemak sehat karena pembuatnya tetap menambahkan gula dan garam sebagai penambah rasa dan konsumsi gula berlebihan itulah yang membuat gemuk. Buat mereka yang tetap memilih produk-produk makanan rendah lemak, sebaiknya periksa juga kadar gula pada makanan tersebut.

Sumber: TEMPO.CO

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim menjadi tokoh yang paling banyak dicari dalam mesin pencari Google di Indonesia pada 2019 dan uniknya nama Presiden Joko Widodo atau...

SUKABUMIUPDATE.com - Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) memprediksi keuntungan industri penerbangan tahun ini menurun. Sebab, sejak perang dagang Amerika Serikat-Cina memanas, jumlah penumpang dan volume kargo merosot. Dengan kurang dari...

SUKABUMIUPDATE.com - Twitter irit bicara soal Peraturan Pemerintah Nomor 71 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PSTE) yang akan mengenakan denda mulai dari Rp 100 juta jika...

SUKABUMIUPDATE.com - Aida Saskia baru-baru ini menjadi sensasi, karena disebut melakukan prank percobaan bunuh diri. Tindakan Aida Saskia ini sangat disayangkan oleh dokter jiwa, karena dinilai tidak memiliki manfaat. dr...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya