Menu

23 Mei 2019, 06:40 WIB

Terlewat Sahur Lagi? Mungkin Anda Lalai Melakukan 4 Hal Ini

Ilustrasi makan sahur. | Sumber Foto:TEMPO/Aditia Noviansyah.

SUKABUMIUPDATE.com - Masalah yang paling sering dihadapi saat menjalankan Ramadan adalah susah bangun untuk sahur. Padahal, makan sahur dibutuhkan sebagai asupan nutrisi untuk menopang kegiatan dan menjaga kondisi tubuh tetap prima saat berpuasa.

Rasanya tak baik hanya gara-gara tak makan sahur jadi tak puasa. Berikut kiat yang dapat dilakukan agar waktu sahur tak terlewatkan.

#Jangan makan berlebihan saat buka puasa

Saat berbuka puasa lebih baik kita makan secukupnya saja. Jika makan terlalu berlebihan saat buka puasa kita merasa kekenyangan. Padahal, kekenyangan bisa membuat kita menjadi malas. Tak hanya itu, kita pun akan mudah ngantuk dan akhirnya malas bangun saat waktunya sahur.

#Sebelum tidur jangan lupa nyalakan alarm

Buat yang susah bangun saat sahur maka hukumnya wajib untuk menyalakan alarm sebelum tidur. Saat memasang alarm, lebih baik letakkan di tempat yang cukup jauh dan dengan suara yang superkeras. Jadi, saat waktu sahur akan dibangunkan oleh suara alarm yang berisik dan harus bangun untuk mematikannya karena diletakkan di tempat yang jauh.

#Jauhkan gawai 1 jam sebelum tidur

Gawai memang membuat nyaman untuk membuang-buang waktu. Akan tetapi, layar gawai bisa buat sulit tidur. Jadi, sebaiknya hindari menggunakan gawai paling tidak satu jam sebelum tidur sebab bisa bikin lupa waktu.

#Jangan minum kopi saat buka puasa

Minum kopi memang banyak manfaatnya, di antaranya dapat meningkatkan energi. Saat berbuka puasa, hindari minuman yang mengandung kafein sebab   meminum kopi saat berbuka dapat membuat terjaga hingga larut malam dan akhirnya tidak bisa tidur. Jika tidur terlalu malam, bisa-bisa saat waktu sahur masih belum bangun.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Mantan Wakil Bupati Sukabumi periode 2000 - 2005, Ucok Haris Maulana Yusuf kembali hebohkan kancah perpolitikan Kabupaten Sukabumi. Setelah keputusan mengejutkannya mengambil alih jabatan Ketua DPD Partai Nasdem...

SUKABUMIUPDATE.com - Jajaran Polsek Jampang Kulon masih meminta keterangan pria yang sempat jadi bulan-bulanan warga terkait kasus dugaan pencurian angkot pada Sabtu (5/7/2020) lalu. "Kami masih menyelidiki dulu, apakah curanmor...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebagai salah satu kegiatan olahraga, bersepeda memiliki segudang manfaat bagi kesehatan. Namun jangan salah, terdapat juga efek buruk dari kegiatan gowes apabila tak dilakukan dengan benar. Dikutip dari Suara.com,...

SUKABUMIUPDATE.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi kembali mencatat data melandai akhir pekan ini, Minggu (5/7/2020). Berdasarkan data yang dirilis, tak ada penambahan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP),...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya