Menu

08 Mei 2019, 05:40 WIB

Bingung Memilih Kurma yang Bagus? Ini Saran Ahli Gizi

Sumbangsih Sebutir Kurma. | Sumber Foto:

SUKABUMIUPDATE.com - Banyak jenis kurma yang beredar di pasaran. Harganya pun beragam. Ini mungkin membuat Anda bingung memilih kurma yang baik untuk berbuka puasa. 

Guru Besar Keamanan Pangan dan Gizi, Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB University Prof Ahmad Sulaeman mengatakan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat membeli buah kurma.

"Hampir semua jenis buah kurma memiliki khasiat, apa saja jenisnya, khasiatnya hampir-hampir mirip, yang terpenting itu kesegarannya," kata Ahmad saat dihubungi Antara di Jakarta, Senin, 6 Mei 2019.

Ia mengatakan saat membeli kurma pastikan kurma yang dibeli dalam kondisi segar dan masih baru, jangan membeli kurma yang sudah lama tersimpan.

Menurut dia, beberapa pedagang ada yang biasa menyetok kurma dan disimpan dalam waktu lama, guna memanfaatkan harga beli yang rendah kemudian menjual pada momen tertentu saat harganya tinggi.

Kualitas kurma akan rusak apabila penyimpanan tidak memperhatikan faktor kebersihan lingkungan, menyimpan dalam kamar tanpa pengemasan yang baik dapat menyebabkan buah bergizi ini ini bisa berkutu.

"Pengemasan dan penyimpanan penting," katanya.

Ahmad mengatakan membeli kurma yang bagus dapat dilihat tanda-tandanya yakni kurma terlihat mengkilap, tidak terlalu kering, terlihat semi basah dengan kadar air sekitar 21 persen.

Ia menjelaskan, kurma yang bagus atau baru ada cairannya, menyerupai dodol, kelihatan basahnya, kalau dibuka strukturnya elastis, lembut digigit juga enak.

Waktu memilih kurma juga bisa dicium dari mengeluarkan aroma yang khas. Kurma yang baru akan tercium aroma segarnya, tidak bercampur dengan aroma lain atau aroma sudah lama tersimpan.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya dalam memutus penyebaran pandemi Covid-19 atau virus Corona. Salah satunya, yakni larangan memarkirkan kendaraan baik roda dua maupun roda empat di area...

SUKABUMIUPDATE.com - Epidemiolog Pandu Riono meragukan protokol Covid-19 di kantor yang dibuat Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto bakal dipatuhi. Dilansir dari tempo.co, ia berpatokan pada rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat dalam...

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang tenaga kesehatan (nakes) Kota Sukabumi berinisial A, harus menelan pil pahit saat dirinya dinyatakan sebagai pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani isolasi di RSUD R Syamsudin...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemberlakuan absensi shareloc live diberlakukan bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur di hari pertama masuk kerja, Selasa (26/5/2020). Shareloc live dikirim sejak pagi dan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya