Menu

02 Peb 2019, 08:00 WIB

Tips Parenting: Anak Cerdas tanpa Gadget versi Psikolog

Ilustrasi anak dan gadget. | Sumber Foto:Shutterstock.com.

SUKABUMIUPDATE.com - Di era kecanggihan teknologi, penggunaan gadget sudah merambah kepada dunia anak. Banyak orang tua memberikan gadget dengan berbagai alasan, antara lain sebagai penangkal rewelnya, supaya mau makan, atau hiburan anak selagi orang tua melakukan pekerjaan rumah tangga.

Psikolog dari Universitas Indonesia, Rose Mini Agoes Salim mengatakan gadget sejatinya tidak perlu diperkenalkan kepada anak. "Pada batita, balita, bahkan, anak sekolah dasar tidak perlu lama-lama bermain gadget,” kata Rose Mini Agoes Salim.

Menurut dia, gadget di usia batita dan balita bisa menganggu perkembangan anak karena kurangnya pemberian stimulasi. Mulai dari stimulasi kognitif, motorik halus, motorik kasar, sensorik, psikologi sosial, dan lainnya.

Bila orang tua ingin memperkenalkan warna dan bentuk kepada batita dan balita, Rose Mini menyarankan berkreasilah dengan peralatan yang ada di rumah. Misalnya kotak tempat makan, taplak meja, atau tanaman dan bunga di teras. Ajak anak bicara agar terstimulasi kognitif, bahasa, dan kemampuan psikologi sosialnya.

Rose Mini mengingatkan, ketika anak menonton video maka hanya satu kegiatan yang dilakukan. Sementara ketika diajak bicara oleh orang tua, anak belajar mempelajari ekspresi, membangun ikatan bersama, dan belajar bahasa ibu.

“Jangan salahkan anak jadi susah berkomunikasi dan terbuka ketika besar nanti, kalau saat kecil tidak pernah diajak bicara," kata Rose Mini. "Anak itu berkaca kepada orang tuanya saat belajar. Mengasuh anak itu keharusan bagi orang tua, jangan pake gaya disambi. Maka orang tua harus kreatif dan terlibat dua-duanya, ayah dan ibu."

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pengadilan Rusia pada Senin, 10 Agustus 2020, mendenda Google sebesar US$ 20.350 (setara Rp 300 juta) setelah dinyatakan bersalah karena gagal memblokir konten yang dilarang di Rusia. Mengutip...

SUKABUMIUPDATE.com - MotoGP Ceko yang digelar kemarin (9/8/2020) boleh jadi berlangsung dengan cukup banyak kejutan. Dilansir dari Suara.com, kejutan itu dimulai dari kemenangan dari tim KTM, kembalinya Johann Zarco...

SUKABUMIUPDATE.com - Pada kondisi tertentu, perasaan rendah diri atau insecure kerap menghantui pikiran. Hal ini dapat menghambat orang untuk maju. Tapi alih-alih mengembangkan diri agar perasaan insecure berkurang, terkadang...

SUKABUMIUPDATE.com - Gelandang asal Wales, Aaron Ramsey, dipersilakan pergi dari Juventus. Sebab, eks pemain Arsenal ini tidak masuk dalam rencana pelatih anyar klub Kota Turin, Andrea Pirlo. Ramsey bergabung dengan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya