Menu

23 Agu 2016, 10:56 WIB

Rupiah Selasa Pagi Menguat Menjadi Rp13.194

ilustrasi | Sumber Foto:istimewa

SUKABUMIUPDATE.COM - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta Selasa pagi bergerak menguat sebesar 32 poin menjadi Rp13.194, dibandingkan posisi sebelumnya di Rp13.226 per dolar AS.

"Dolar AS melemah seiring dengan pelaku pasar yang menunggu sinyal terhadap kesiapan bank sentral Amerika Serikat (The Fed) untuk menaikkan suku bunga pada akhir tahun ini," kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Selasa (23/8).

Ia menambahkan bahwa pelemahan dolar AS terjadi terhadap sebagian besar mata uang utama dunia, termasuk rupiah sebelum Ketua The Fed Janet Yellen memberikan pidato pada akhir pekan ini dalam simposium tahunan di Jackson Hole, Wyoming.

"Fokus pasar akan tertuju ke sana apakah ada indikasi The Fed menaikkan suku bunga pada tahun ini atau tidak," katanya.      

Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta menambahkan, pernyataan salah satu pejabat The Fed mengenai perekonomian AS yang terus membaik ternyata tidak terlalu solid untuk mempertahankan penguatan dolar AS.

"Penguatan dolar AS belum solid, bersamaan dengan imbal hasil US Treasury yang turun," katanya.

Dari dalam negeri, lanjut dia, saat ini fokus pelaku pasar uang tertuju pada kebijakan fiskal. Pencapaian amnesti pajak serta rencana penghematan APBN menjadi yang utama selain usaha-usaha pemerintah untuk mendulang pendapatan pajak.

Sumber : istimewa
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Demi mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 segala upaya dilakukan, dari mulai penyemprotan disinfektan hingga larangan mudik atau pulang kampung untuk sementara waktu.  Larangan mudik ini berlaku untuk...

SUKABUMIUPDATE.com - Di tengah pandemi corona, semua anggota keluarga terpaksa berada rumah sepanjang hari selama beberapa minggu untuk social distancing. Dilansir dari tempo.co, ini tak hanya membuat orang tua...

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi II DPR RI menyatakan sepakat atas penundaan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 imbas dari pandemi virus corona Covid-19. Dilansir dari suara.com, kesepakatan itu didapat usai Komisi II...

SUKABUMIUPDATE.com - Sejak munculnya wabah virus Corona atau Covid-19, Wedang Jahe Beras Hitam produksi rumah pamer beras hitam Saung Palapah Katersna, Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi justru...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya