Menu

22 Agu 2016, 11:05 WIB

Rupiah Pagi Ini Rp13.164

ilustrasi | Sumber Foto:ANTARA

SUKABUMIUPDATE.COM - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Senin pagi bergerak menjadi Rp13.164 per dolar AS. "Bank Indonesia mempertahankan suku bunga baru. Pelonggaran moneter yang tertunda bisa membuat pelemahan rupiah di tengah penguatan dolar AS di pasar global," kata Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta.

Bank Indonesia pada Jumat (19/8) mempertahankan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 5,25 persen, dengan penurunan bunga "lending facility" sebesar 100 basis poin menjadi 6 persen. Ia menambahkan, Bank Indonesia juga memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi di 2016 yang turut mempengaruhi laju mata uang domestik.

Dari eksternal, lanjut dia, dolar AS mulai menguat semenjak pernyataan wakil gubernur bank sentral Amerika Serikat (The Fed) Stanley Fischer yang cukup percaya diri bahwa perekonomian Amerika Serikat sudah mulai membaik.

Di sisi lain, lanjut dia, spekulasi pembatasan produksi minyak mentah oleh anggota Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC), mendorong harga minyak mentah dunia turun sehingga mempengaruhi mata uang komoditas, seperti rupiah. Pada Senin pagi, harga minyak jenis WTI Crude melemah 1,20 persen menjadi 47,94 dolar AS per barel, dan Brent Crude turun 1,51 persen menjadi 50,11 dolar AS per barel.

Sementara itu, pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara Rully Nova mengatakan, pelemahan rupiah relatif terbatas dikarenakan Bank Indonesia masih menjaga fluktuasinya sesuai dengan fundamentalnya. "Nilai tukar rupiah masih stabil, apalagi ada penjagaan Bank Indonesia yang juga didukung dari fundamental ekonomi yang relatif masih baik," katanya.

Sumber : ANTARA
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Demi mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 segala upaya dilakukan, selain penyemprotan disinfektan, warga yang berada di luar daerah juga dilarang mudik atau pulang kampung untuk sementara waktu.  Hal...

SUKABUMIUPDATE.com - Di tengah pandemi corona, semua anggota keluarga terpaksa berada rumah sepanjang hari selama beberapa minggu untuk social distancing. Dilansir dari tempo.co, ini tak hanya membuat orang tua...

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi II DPR RI menyatakan sepakat atas penundaan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 imbas dari pandemi virus corona Covid-19. Dilansir dari suara.com, kesepakatan itu didapat usai Komisi II...

SUKABUMIUPDATE.com - Sejak munculnya wabah virus Corona atau Covid-19, Wedang Jahe Beras Hitam produksi rumah pamer beras hitam Saung Palapah Katersna, Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi justru...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya