Menu

04 Agu 2016, 21:15 WIB

Usaha Budidaya Kerang Semakin Diminati

ilustrasi | Sumber Foto:dok.istimewa

SUKABUMIUPDATE.COM - Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan usaha budidaya kerang darah semakin diminati masyarakat pesisir karena menguntungkan, mudah dikelola dan mampu meningkatkan pendapatan keluarga.

"Saat ini tercatat sebanyak 269 rumah tangga produksi yang menggeluti usaha budidaya kerang darah di pesisir Sukal hingga Kundi," kata Kepala Bidang Budi Daya Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Barat, Kamso di Muntok, Kamis.

Ia mengatakan budidaya kerang darah yang dikembangkan warga Sukal, Desa Belolaut hingga pesisir Desa Kundi, Kecamatan Simpangteritip sudah berjalan sekitar empat tahun terakhir.

Ia memperkirakan jumlah pelaku usaha akan terus bertambah di pesisir sekitar lokasi karena usaha sampingan tersebut terbukti mampu meningkatkan pendapatan.

"Saat ini hasil produksi rata-rata dua ton per rumah tangga produksi," kata dia.

Pada 2015, jumlah pelaku usaha di lokasi itu sebanyak 212 rumah tangga produksi dengan hasil produksi sebanyak 445,125 ton.

Meningkatnya jumlah pelaku usaha di lokasi itu karena pola budi daya kerang darah cukup sederhana, tidak membutuhkan modal besar, dikelola alami dan mudah dipasarkan.

"Permintaan pasar masih tinggi, bahkan para pembeli rela datang langsung ke lokasi agar tidak kehabisan barang," kata dia.

Dia optimistis usaha budi daya kerang di daerah itu akan semakin diminati warga pesisir seiring semakin tingginya permintaan, baik pasar lokal maupun permintaan dari luar daerah.

"Usaha budi daya perikanan laut merupakan satu prioritas kami sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam mendorong peningkatan pendapatan, terutama bagi nelayan dan warga pesisir," kata dia. (ant)

Sumber : dok.istimewa
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Tak ada penambahan jumlah Orang Dalam Pemantauan atau ODP, Pasien Dalam Pengawasan atau PDP, hingga tambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Sukabumi hari ini, Minggu (7/6/2020). Hal...

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang pasien Covid-19 yang merupakan warga Desa Wanasari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi diperbolehkan pulang dari RSUD Jampang kulon setelah hasil swab test ke-4 dinyatakan negatif. Pengambilan swab test...

SUKABUMIUPDATE.com - Sungguh sadis kelakuan UA (32 tahun). Warga Gang Bungsu Kelurahan Solokpandan Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur ini tega membakar kakaknya sendiri gara-gara tak diberi uang. LJ (45 tahun) harus...

SUKABUMIUPDATE.com - Akhir pekan ini, Pantai Cibuaya Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap mulai dipadati para pelancong. Salah satu lokasi wisata favorit dengan pantai putihnya di Kabupaten Sukabumi selatan itu tetap...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya