//
Menu

07 Sep 2020, 14:22 WIB

Ini Daftar SMA SMK di Kota Sukabumi yang Sudah Mulai Belajar Tatap Muka

Hari pertama sekolah tatap muka di SMKN 1 Kota Sukabumi dengan protokol kesehatan, Senin (7/9/2020). | Sumber Foto:ISTIMEWA

SUKABUMIUPDATE.com – 28 SMA dan SMK di Kota Sukabumi hari ini, Senin (7/9/2020) mulai melakukan uji coba belajar tatap muka. Puluhan sekolah ini sudah mendapatkan izin dan rekomendasi Dinas Pendidikan Jawa Barat dan Satuan Tugas Percepatan Penanganan (STPP) Covid-19 Kota Sukabumi.

Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah V, Nonong Winarni, mengatakan, 28 sekolah SMA dan SMK, hari ini melakukan uji coba sekolah tatap muka. "Setiap sekolah hanya 3 hingga 6 rombongan belajar setiap hari. Setiap rombongan belajar (kelas) maksimal 12 orang," kata Nonong kepada sukabumiupdate.com.

Nonong menjelaskan, pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka terbatas ini dilakukan selama empat jam setiap harinya. "Per hari 4 jam (07.30-11.30). Siswa diantar jemput oleh orang tua," jelas Nonong.

Berikut daftar 28 SMA dan SMK di Kota Sukabumi diizinkan memulai tatap muka terbatas.

"Per hari 4 jam (07.30-11.30). Siswa diantar jemput oleh orang tua," jelas Nonong.

Berikut daftar sekolah di Kota Sukabumi yang menggelar uji coba pembelajaran tatap muka terbatas,

1. SMA Negeri 1 Kota Sukabumi

2. SMA Negeri 2 Kota Sukabumi

3. SMA Negeri 3 Kota Sukabumi

4. SMA Negeri 4 Kota Sukabumi

5. SMA Negeri 5 Kota Sukabumi

6. SMA Islam Al-Azhar

7. SMA Islam Nurul Karomah

8. SMA Islam Terpadu Insani

9. SMAS Advent Sukabumi

10. SMA IT-Alizzah

11. SMA Mardi Yuana Sukabumi

12. SMA Pesantren Terpadu Hayatan Thayyibah

13. SMK Negeri 1 Kota Sukabumi

14. SMK Negeri 2 Kota Sukabumi

15. SMK Negeri 3 Kota Sukabumi

16. SMK Negeri 4 Kota Sukabumi

17. SMK IT Amal Islam

18. SMK Kesehatan Tunas Madani

19. SMK Pasim Plus

20. SMK Pelita YNH

21. SMK Persada

22. SMK PGRI 1 Sukabumi

23. SMK Plus An-Naba

24. SMK Terpadu Ibaadurrahman

25. SMKS Komputer Adi Bangsa Sukabumi

26 SMKS Plus Bina Teknik YLPI Sukabumi

27. SMKS Priority

28. SMKS Teknologi Plus Padjadjaran Sukabumi

Pantauan redaksu sukabumiupdate.com, di SMKN 1 Kota Sukabumi, pelaksaan uji tatap muka ini menerapkan protokol kesehatan ketat. Wakasek Bidang Kurikulum SMKN 1 Kota Sukabumi, Mulyadi mengatakan, setiap siswa yang masuk ke sekolah harus dicek suhu tubuhnya, dan setiap bangku diisi oleh satu siswa.

"Dalam masa percobaan ini, proses pembelajarannya hanya empat jam, pukul 07.00 WIB sampai 11.00 WIB. Ini berlaku untuk kelas X saja. Yang masuk dalam sekolah tatap muka hari ini hanya tiga rombel. Satu rombel diisi 12 siswa maksimal," kata Mulyadi kepada sukabumiupdate.com.

BACA JUGA: 28 SMA SMK di Kota Sukabumi Mulai Tatap Muka, Hanya 4 Jam Per Hari

Mulyadi menjelaskan, sekolah tatap muka ini berlaku bagi siswa kelas X. Untuk kelas XI dan XII masih belajar dirumah alias daring. "Yang sekolah tatap muka itu hanya kelas X saja, itu juga yang diberikan izin oleh orang tuanya. Kami juga dari pihak sekolah memfasilitasi tablet kepada siswa yang tidak memiliki android untuk bisa mengikuti pembelajaran daring," jelasnya.

"Bisa dilihat juga, kita kan sudah membentuk Satuan Tugas Covid-19 SMKN 1 Kota Sukabumi. Prosedur protokol kesehatannya dari mulai masuk kita ada alat thermo gun, kemudian alur masuknya juga sudah dikasih pembatas, tidak bisa bertemu, sampai jalannya pun tidak bisa berdekatan," tandasnya.

 

Reporter : CRP8 / PKL-M3
Redaktur : OKSA
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

Hari Bebas Ongkir...

Oleh: dindasifa26@gmail.com – Netizen  Selamat Hari Guru Nasional (HGN) 2020. Semenjak pandemi Covid-19 meruak di Indonesia, semua aktivitas yang mengharuskan untuk berkerumun atau berkumpul dikurangi, bahkan dihentikan. Termasuk Kegiatan Belajar...

SUKABUMIUPDATE.com - Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Sukabumi secara kelembagaan menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf atas beredarnya video yang salah satunya menyebut LSM dan Media mengobok-ngobok kepala...

SUKABUMIUPDATE.com - Satuan Tugas Percepatan Penanganan (STPP) Covid-19 Kota Sukabumi kembali mencatat adanya pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia. Berdasarkan data yang diberikan kepada awak media pada Rabu (25/11/2020),...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya