Menu

02 Mei 2020, 16:15 WIB

Diumumkan Melalui WA dan Email, Ini Jumlah Siswa SMK di Wilayah 1 Palabuhanratu yang Tak Lulus

Suasana SMK Jamiyyatul Aulad di kampung pangsor, Kelurahan Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi sepi saat pengumuman kelulusan siswa, Sabtu (2/5/2020). Kelulusan diumumkan lewat WA dan email. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Pandemi Corona atau Covid-19 membuat segala aktivitas dilakukan berbeda termasuk pengumuman kelulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah 1 Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi yang dilaksanakan pada hari ini Sabtu (2/5/2020). Dimana, pengumuman dilakukan secara melalui WhatsApp dan email. 

Dengan demikian, tak ada acara seremonial apapun termasuk acara sungkeman yang selalu dilakukan pada kelulusan tahun-tahun sebelumnya. Mengingat saat ini tak boleh ada kegiatan yang mengumpulkan orang banyak.

BACA JUGA: Ini Cara Pengumuman Kelulusan Siswa Sekolah di Kabupaten Sukabumi Saat Pandemi Covid-19

"Kelulusan diumumkan melalui web yang telah disediakan oleh setiap sekolah ada yang melalui pesan WhatsApp (WA), serta Email para siswa ataupun orang tua siswa," ungkap Komisariat Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) wilayah 1 Palabuhanratu, Andriyana, Sabtu (2/5/2020).

Andriayana, menyatakan, awalnya pengumuman kelulusan itu akan diumumkan tanggal 4 Mei, namun ada ralat sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh Kemendikbud juga dari Dinas Pendidikan Provinsi. Sehingga kelulusan untuk SMA, SMK dan SMALB, itu dilaksanakan pada Sabtu (2/5/2020) ini secara serentak.

BACA JUGA: Belajar di Rumah untuk SMA Sederajat Diperpanjang Lagi, Hingga Kapan?

"Pengumuman kelulusan disampaikan tidak langsung ke siswa, dalam arti tidak boleh ada pengumpulan siswa baik itu di sekolah maupun di tempat lain. Sehingga surat kelulusan itu ada yang disampaikan melalui web, kemudian juga melalui jaringan pribadi WhatsApp, juga Email dari siswa maupun orang tua siswa," jelasnya.

Menurut Andriyana untuk penilaian kelulusan nilai diambil dari hasil ujian sekolah dan portofolio sebab Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) ditiadakan artinya dibatalkan. "Sehingga pelaksanaan ujian hanya ada ujian sekolah. Sehingga nilai kelulusan itu diambil dari nilai ujian sekolah dan juga portofolio," terangnya. 

BACA JUGA: Hingga 27 April, Belajar di Rumah SMA Sederajat se-Jabar Diperpanjang

"Di Palabuhanratu itu ada sekitat 1.750 siswa siswi yang mengikuti ujian pada tahun ini dari 27 SMK swasta yang berada di Komisariat Palabuhanratu. Dari jumlah tersebut, sesuai dengan hasil laporan ada 3 orang siswa dari 2 sekolah yang dinyatakan tidak lulus," pungkasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO pada Rabu, 27 Mei 2020, mengumumkan pembentukan sebuah yayasan yang akan menjadi sumber pendanaan baru, di mana uang yang terkumpul di yayasan...

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden AS Donald Trump akan menandatangani perintah eksekutif pada perusahaan media sosial pada hari Kamis setelah Trump mengancam akan menutup situs web yang dituduhnya membungkam suara-suara konservatif. Dilansir...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah DKI Jakarta mensyaratkan mereka yang hendak masuk dan keluar wilayah Ibu Kota memiliki Surat Izin Keluar Masuk selama pandemi Covid-19. Dilansir dari tempo.co, jika tidak mengantongi...

SUKABUMIUPDATE.com - Lima mahasiswa terdakwa kasus meninggalnya Ipda Erwin dan terbakarnya tiga anggota Polres Cianjur dalam aksi unjuk rasa yang berujung ricuh diputuskan bersalah. Terdakwa utama dijatuhi hukuman 12...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya