Menu

02 Okt 2019, 11:58 WIB

Ratusan Guru dan Anak PAUD se Sukabumi Unjuk Kebolehan di Selabintana

Guru PAUD tampak serius mengikuti lomba membuat alat peraga edukatif (APE) dari bahan limbah, di Selabintana | Sumber Foto:Garis NB

SUKABUMIUPDATE.com - Ratusan guru dan siswa-siswi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), perwakilan 47 kecamatan se Kabupaten Sukabumi mengikuti berbagai lomba apresiasi dan seni di Selabintana Desa Sudajaya Girang Kecamatan Sukabumi, Rabu (2/10/2019).  

BACA JUGA: Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi: Guru PAUD Harus S1

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Muhammad Solihin mengatakan, perlombaan antar guru dan siswa PAUD tersebut merupakan agenda tahunan Dinas Pendidikan. 

"Tujuannya selain mengevaluasi program pembelajaran di lembaga melalui lomba ini, diharapkan para guru PAUD bisa lebih terpacu untuk lebih inovatif dan kreatif yang menyenangkan," ujar Solihin kepada sukabumiupdate.com.   

Foto bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi bersama Bupati Sukabumi Marwan Hamami, di Selabintana.// Foto: Garis NB

Adapun yang dilombakan hari ini, kata Solihin terbagi menjadi dua kelompok. Pertama kelompok guru PAUD sebanyak empat perlombaan, diantaranya bercerita menggunakan media, paduan suara, pasion show pakaian batik dan membuat alat peraga edukatif (APE) dari bahan limbah. 

"Siswa-siswinya PAUD juga dibagi dua kelompok, pertama kelompok usia 3-4 tahun lomba baca puisi, membentuk lilin plastisin, sedangkan di usia 5-6 tahun mengikuti lomba bercerita menggunakan media dan lomba azan. Jumlah pesertanya, anak PAUD 415 anak dan 110 Guru," tandasnya.     

BACA JUGA: Pelajar PAUD Kunjungi Damkar Cicurug Kabupaten Sukabumi

Sementara itu, Bupati Sukabumi Marwan Hamai menambahkan kegiatan ini untuk memicu kreativitas anak, memberikan ruang anak, kemudian bagaimana komunikasi guru-guru PAUD dan anak sehingga terkomunikasikan dengan baik. 

"Harus rutin dilakukan, karena pemahaman anak-anak usia PAUD ini tidak bisa didoktrin dengan posisi normal. Harus banyak dengan bermain, berkomunikasi dengan alam. Kita juga harus bisa mencermati pola pikir mereka," singkatnya.

Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH/ADV
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com -  MotoGP Jepang tahun ini telah menjadi seri keenam yang secara resmi dibatalkan. Mulanya balapan di Sirkuit Motegi akan diadakan pada 18 Oktober, antara Thailand GP dan Malaysian...

SUKABUMIUPDATE.com - Pernah merasa kehilangan motivasi tentang pekerjaan Anda, lalu tak dapat menyelesaikannya dengan baik? Mungkin sekarang saatnya Anda mengganti pekerjaan.  Karier saat ini mungkin memberi Anda gaji yang layak,...

SUKABUMIUPDATE.com - Memasuki Juni 2020, sejumlah drama Korea baru siap hadir menyapa penonton. Tentunya menawarkan berbagai genre dan cerita menarik. Bukan hanya dari plotnya saja, tapi drama Korea yang bakal...

SUKABUMIUPDATE.com - Alat bantu pernapasan, ventilator, selalu menghantui pasien Covid-19. Sudah luas diketahui  virus corona  2019 bisa memicu badai sitokin  penyebab peradangan parah di paru-paru hingga si empunya organ...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya