Menu

19 Agu 2019, 13:02 WIB

Pernah Heboh Bendera Tauhid, MAN 1 Sukabumi Kibarkan 1.455 Merah Putih

Pelajar MAN I Sukabumi secara serentak mengibarkan bendera merah putih sebagai wujud cinta terhadap tanah air, Senin (19/8/2019).  | Sumber Foto:Rawin Soedaryanto

SUKABUMIUPDATE.com - Pelajar Madrasyah Aliyah Negeri (MAN) I Sukabumi secara serentak mengibarkan bendera merah putih sebagai wujud cinta terhadap tanah air, Senin (19/8/2019). Pelajar  MAN 1 Sukabumi yang berjumlah 1.380 masing-masing memegang satu bendera ditambah guru dan staf sebanyak 75 orang sehingga Jumlah bendera yang dikibarkan berjumlah 1.455. 

"Secara bersama-sama kita kibarkan bendera merah putih sebagai wujud cinta tanah air yang dikemas dalam acara Gebyar Merah Putih memperingati HUT ke-74 RI," ujar Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Sukabumi Fahirudin.

BACA JUGA: Heboh Pengibaran Bendera, MAN 1 Sukabumi: Siswa Anggap Itu Kalimat Tauhid

Fahirudin menepis kegiatan dilakukan setelah sekolah tersebut pernah menjadi sorotan karena mengibarkan bendera tauhid saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada pertengahan Juli lalu.

"Hal ini dilakukan bukan karena untuk menepis anggapan MAN 1 Sukabumi yang terjadi beberapa waktu lalu. Apa yang kita lakukan ini bukan untuk menepis anggapan orang, dan hal ini sudah terjawab oleh aparat hukum. Maka saya merasa bahwa soal ini tidak ada karena aparat hukum sudah mengatakan seperti itu, bukan oleh saya, yang mengatakan aparat kepolisian dari mulai tingkat Polsek, Polres bahkan Kapolda menyatakan itu tidak ada," jelasnya.

BACA JUGA: Heboh Pengibaran Bendera, MAN 1 Sukabumi Sampaikan Permintaan Maaf

Sementara itu, Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Sukabumi Abas Resmana mengapresiasi para siswa-siswi MAN 1 Sukabumi yang memiliki rasa nasionalisme terhadap tanah air. Dengan pengibaran bendera bersama ini diharapkan semakin meningkatnya rasa cinta terhadap bangsa Indonesia dan tanah air.

"Ini adalah wujud dari rasa bersyukur kita kepada Allah SWT. Hal ini juga perlu adanya penguatan dan tindak lanjut terhadap cinta negeri yang mereka implementasi melalui pengibaran bendera bersama," pungkas Abas.

Reporter : RAWIN SOEDARYANTO
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Rumah milik warga Kampung Bojonggenteng RT 06/02, Desa Bojonggenteng, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi disegel bank Koperasi Simpan Pinjam Dian Mandiri (Diman). Penyegelan dilakukan sejak Selasa 7 Januari...

SUKABUMIUPDATE.com - Dewan Pers membentuk kelompok kerja (pokja) khusus untuk membahas masa depan keberlangsungan media. Langkah ini diambil karena melihat mulai terjadinya disrupsi media karena perubahan dan peralihan teknologi....

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang pemuka agama di Uganda bernama Sheikh Mohammed Mutumba diminta istirahat dari pekerjaannya sebagai Imam Masjid karena diketahui menikah dengan seorang laki-laki juga. Sebelumnnya, Mutumba, yang berusia 27...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar menyebut ketegangan antara Indonesia dengan Tiongkok (Cina) di Laut Natuna tak berpengaruh pada kerja sama ekonomi...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya