Menu

Kamis, 20 Juni 2019, 16:27 WIB

Ada Calon Siswa SMAN di Kota Sukabumi yang Jarak Rumahnya 8 Ribu KM dari Sekolah

ilustrasi jarak sekolah dan rumah. | Sumber Foto:Istimewa.

SUKABUMIUPDATE.com - Data aneh muncul dari website PPDB Jabar 2019, yang merupakan situs resmi pemerintah dalam sistem penerimaan siswa baru dengan sistem terbaru yaitu zonasi. Ada salah seorang calon siswa pendaftar di SMAN 3 Kota Sukabumi yang jarak antara rumah dan sekolah tersebut mencapai 8955726.711 (dalam meter) atau 8.000 kilometer.

Jarak ini cukup fantastis karena 8.000 kilometer dari Kota Sukabumi bisa mencapai Suriah atau negara negara dibelahan Eropa, Afrika dan Ujung benua Austrlia. Karena jarak ini, calon siswa bernama Fikri Rhamdani berada diperingkat paling bawah pendaftar untuk SMA 3 Kota Sukabumi dari sistem zonasi jarak.  Cek: https://ppdb.disdik.jabarprov.go.id/data-pendaftar/5c7fab1e4b9f621fd05373f8.

BACA JUGA: PPDB Dinilai Ribet Harus Legalisir KK, Ini Jawaban Walikota Sukabumi

Lulusan SMPN 15 Kota Sukabumi ini menempatkan SMAN 3 sebagai pilihan pertama, disusul SMAN 1 Kota Sukabumi dan SMAN 1 Sukaraja. Dari data pendaftar, Fikri kelahiran tahun 2004 ini tinggal Ciaul Gg Pangkalan RT 003 RW 014 Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, yang berarti masih satu Kelurahan dan Kecamatan dengan lokasi SMAN 3 Kota Sukabumi.

Akibat pencantuman point (jarak) yang “aneh” ini Fikri berada di urutan terakir calon pendaftar dari sistem zonasi jarak untuk SMAN 3 Kota Sukabumi, yaitu urutan 264.

“Mungkin panitia salah input data, inikan tetangganya SMAN 3 Kota Sukabumi kok jadi 8000 Km lebih. Mungkin petugasnya salah ketik. Tapi harus segera diperbaiki karena ini merugikan calon siswa, karena jadi berada di nomor urut akhir dari sistem zonasi jarak,” jelas Dewek Sapta Anugrah, aktifis mahasiswa di Sukabumi.

Hingga berita ini diturunkan redaksi sukabumiupdate.com masih berusaha mengkonfirmasi panitia PPDB untuk SMA dan SMK tingkat Kota Sukabumi.

Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi, kucurkan anggaran Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA) APBD Tahun 2019 Rp. 129.250.000 untuk memperbaiki dua ruang kelas SD Negeri Ratumandala, Desa Cipeundeuy,...

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Ekskutif Mahasiswa Nusantara (BEM Nusantara) menyemprot Anggota Komisi III DPR Eva Yuliana yang kedapatan selalu bermain dan mengecek layar smartphone saat audensi antara mahasiswa dengan Komisi...

SUKABUMIUPDATE.com - Sudah empat bulan otoritas India melarang salat Jumat diadakan di masjid Jama, masjid terbesar etnis Muslim Kashmir di kota Srinagar. Larangan salat Jumat di masjid berusia 600 tahun...

SUKABUMIUPDATE.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) tak sepakat dengan hukuman mati bagi pelaku korupsi. Mereka menilai masih banyak hukuman lain yang bisa membuat jera pelaku korupsi. "Masih banyak cara untuk...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya