Menu

14 Mei 2019, 03:00 WIB

Ketua PGRI Kota Sukabumi Sebut Munculnya Isu Guru Impor Ada Muatan Politis

Ketua PGRI Kota Sukabumi, Dudung Nurullah Koswara saat diwawancarai awak media. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Belum lama ini, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani mewacanakan akan mengundang guru dari luar negeri untuk menjadi tenaga pengajar di Indonesia.

BACA JUGA: Guru SD Dituduh Rekam Video Pria Ancam Penggal Jokowi, PGRI Kota Sukabumi Merasa Dirugikan

Hal itu menjadi polemik di media sosial dan menjadi perbincangan hangat dengan isu guru impor, sehingga mengakibatkan banyaknya spekulasi pendapat di masyarakat. 

Mengenai hal itu, Ketua PGRI Kota Sukabumi, Dudung Nurullah Koswara, mengungkapkan itu terjadi karena miss komunikasi di masyarakat tentang viralnya isu guru import. Ia menilai, yang dimaksud dengan guru impor adalah mengundang guru dari luar negeri yang berprestasi untuk datang ke Indonesia.

"Guru impor itu hanya istilah jurnalis, Menteri Puan itu tidak mengatakan guru import, tapi mendatangkan guru luar negeri berprestasi untuk datang ke Indonesia. Begitupun dengan guru Indonesia yang berprestasi juga bisa ke luar negeri, ini dinamakan dengan pertukaran tenaga pendidik," ungkap Dudung kepada sukabumiupdate.com, Senin (13/5/2019).

Menurut Dudung, isu guru import menjadi viral itu, karena bertepatan dengan situasi yang masih pada bulan yang sensitif dan berbau politis. "Ini kan digosipkan menjadi guru import, karena masih pada bulan yang sensitif, sehingga bau politis menjadi bagian dari komentar publik," sambungnya.

Dudung mengaku, dirinya tetap mendukung terhadap adanya perhatian khusus bagi guru honorer dalam peningkatan kesejahteraannya, serta mendukung juga adanya pertukaran tenaga pendidik dari Indonesia dan luar negeri. "Ini dalam rangka saling belajar diantara guru Indonesia dan luar negeri," tandasnya.

Reporter : CRP 1
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Tim hukum PDIP menyambangi Dewan Pers untuk berkonsultasi mengenai pemberitaan kasus suap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan yang menyeret kadernya, di antaranya Harun Masiku dan...

SUKABUMIUPDATE.com - Facebook mengumumkan telah memblokir sebuah aplikasi buatan perusahaan Israel yang disebut-sebut bisa mencuci otak dan mengubah perilaku penggunanya. Seperti diwartakan BBC pekan ini, Facebook telah melarang aplikasi bernama...

SUKABUMIUPDATE.com - Kelompok mahasiswa tunanetra yang harus keluar dari asrama Balai Wyata Guna Bandung akan berjalan kaki atau longmarch ke Jakarta. Sebanyak 30-an orang itu tergabung dalam Forum Akademisi...

SUKABUMIUPDATE.com - Menyusul pencopotan resmi Helmy Yahya dari kursi Direktur Utama, Karyawan Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia atau LPP TVRI menyegel ruang kerja Dewan Pegawas. Dalam foto yang...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya