Menu

02 Mei 2019, 18:08 WIB

Harapan Guru Honorer Kabupaten Sukabumi di Hardiknas 2019

Arini Susanti dan Eli Hayati guru honorer asal Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Ruslan AG

SUKABUMIUPDATE.com - Setiap orang tentu mempunyai keinginan atau harapan kedepan, tidak terkecuali para guru honorer yang berada di wilayah Sukabumi Selatan.

BACA JUGA: Hardiknas 2019, Bupati Sukabumi Bagi-bagi Doorprize

Di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2019 ini, mereka (honorer, red) berharap kesejahteraan bagi guru honorer lebih ditingkatkan lagi.

"Memang, selama ini sudah sejahtera tetapi kami minta lebih ditingkatkan lagi," ujar Kepala Sekolah TK Melur di Kalibunder Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Arini Susanti kepada sukabumiupdate.com, Kamis (2/5/2019).

Arini mengaku bekerja sebagai pendidik mulai dari 2006, hingga sampai saat ini belum juga diangkat menjadi PNS. Padahal ia selalu mengikuti beberaoa kali test CPNS. "Sering ikut test CPNS tetapi selalu tidak keterima," imbuhnya.

Nasib yang sama juga di rasakan Eli Hayati, honorer kepala sekolah TK PGRI Mutiara Bakti Jampang Kulon, sudah selama 12 tahun menjadi guru honorer. 

BACA JUGA: Hardiknas, GMNI Soroti Infrastruktur Pendidikan di Kabupaten Sukabumi

"Sudah 12 tahun belum PNS, tidak apa-apa tidak diangkat juga, tetapi tolong kesejahteraannya ditingkatkan lagi," lirihnya.

Diusianya sekarang ini, Eli mengaku tidak begitu berharap menjadi PNS, namun semua pekerjaannya dijalanin dengan ikhlas. Karena ia menilai dunia anak di pendidikan sudah terasa dunia sendiri.

"Kalau dibilang jenuh ya jenuh, tetapi sekarang jalani saja dan sudah biasa. Jadi yang saat ini saya rasakan takut kehilangan anak didik. Kalau kita berhenti kasian dan bagiamana anak-anak. Maka dari itu pekerjaan saat ini lebih ke ikhlas dan dinikmati saja," pungkasnya.

Reporter : RUSLAN AG
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Di awal pandemi COVID-19, anak-anak disebut sebagai kelompok usia yang relatif tidak rentan terinfeksi virus corona. Melansir dari tempo.co, namun, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengemukakan fakta...

SUKABUMIUPDATE.com - Dilansir dari suara.com, pandemi virus corona memang tidak hanya membuat orang terinfeksi Covid-19. Tapi juga membuat pasien penyakit lainnya mestir menunda pengobatannya. Selama lebih dari dua bulan sudah...

SUKABUMIUPDATE.com - Selama lebih dari dua bulan di rumah saja, setiap orang tentu mengalami perubahan dari segi kegiatan. Dilansir dari tempo.co, beberapa di antaranya mungkin melakukan dengan berlebihan, namun...

SUKABUMIUPDATE.com - Kabupaten Cianjur tercatat dalam daftar 15 kota/kabupaten di Jawa Barat yang termasuk level 2 atau zona biru pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya